Cerita Gayatri Chandra Tentang “Movie Scene”, Karyanya di Film Love Knots

ist

BACAMALANG.COM – Musisi Gayatri Chandra ikut terlibat dalam pembuatan original soundtrack (OST) film Love Knots melalui karyanya “Movie Scene”. Ia mengaku bahwa lagu ini dibuat dengan mood traveling, dimana saat itu ia benar benar memiliki waktu yang cukup lengang. Sebagai timekiller, ia juga memilih untuk menonton film hampir seharian selama beberapa pekan, saat itulah muncul rasa jenuh menonton film.

“Saya coba untuk refresh dengan kegiatan lain, iseng iseng saya ambil gitar dan memainkan line melodi yang pada saat itu belum menjadi apa – apa (hanya humming-humming saja),” ungkap musisi yang pernah menjadi kontestan Indonesian Idol ini.

Terciptanya Movie Scene ini, lanjut dia, memang dari imajinasinya yang muncul tiba – tiba dari scene-scene film yang sudah banyak ditonton pada saat itu. “Semua scene yang berputar di dalam kepala saya bukan lah scene yang sama persis dengan apa yang ada di film – film yang sudah saya tonton. Scene yang muncul justru scene yang bahkan tempat, orang dan kejadiannya belum pernah saya alami dan saya kenali sebelumnya, bahkan saya tidak tau siapa dan dimana scene yang saya bayangkan pada saat itu,” pungkasnya.

Ia menceritakan, ada sekelompok orang yang sedang berlayar, liburan, menghirup udara segar, ketawa ketawa, makan enak, dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya, sampai akhirnya semua harus kembali kepada realita kehidupan yang isinya tidak melulu soal hal hal menyenangkan saja. “Jadi itu yang ada dalam kepala saya. Semua itu adalah kegiatan yang juga menyenangkan bagi saya. Tanpa fikir panjang, saya langsung menyalakan recorder di handphone saya dan menyanyikan bait dan melodi yang belum pernah saya ciptakan hingga akhirnya movie scene menjadi suatu karya utuh sebagai suatu lagu,” tuturnya.

Proses pembuatan music Pertama kalinya saya di pernalkan oleh Teh Oca dengan seorang multitalented yang menggarap arrangement lagu movie scene yaitu Ade Avery. Ia diberikan kesempatan untuk bertemu, brainstorming langsung sama Ade. “Ka, gue pengen banget punya karya yang vibes nya country banget ka. Pengen ada banjo, mandolin, pedal steel boleh ga ka?” waktu saya Tanya begini ke ka Ade, jujur saya takut. Takut kalau nanti di bilang bla bla bla, tapi ka Ade jawab “Lo tenang aja i, gue coba kerjain dulu ya” pengalaman menyenangkan bisa kerja sama dengan orang se humble ka Ade.

Beberapa hari setelah workshop pertama sama Ade, akhirnya proses pembuatan music nya pun selesai juga melewati tahap take vocal, revisi, mixing, mastering akhirnya Movie Scene Selesai menjadi Master. “Pertama kali mendengar movie scene secara detail setelah melalui banyak proses, saya nangis. Nangis karena terharu, nangis karena senang dan bersyukur sekali rasanya di berikan kesempatan belajar, berkarya, bertemu dan terlibat langsung dengan orang orang hebat di dalamnya serta menghasilkan sesuatu yang sudah saya impikan sejak saya masih duduk di bangku kelas 4 SD,” terangnya. (*/G)