Delapan Indeks Kinerja Utama (IKU) Standar Dikti, Ini Penjelasan Dekan FISIP UB

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP-UB), Dr. Sholih Mu'adi, SH., M.Si., (kanan), ketika memberikan pengarahan dan membuka Raker Jurusan Sosiologi FISIP-UB, Kamis (16/9/2021) yang berlangsung secara daring dan luring. (ist)

BACAMALANG.COM – Program kerja (Proker) lembaga perguruan tinggi, mulai dari tingkat universitas hingga program studi harus berpanduan pada 8 (delapan) indeks kinerja utama (IKU) sesuai standar Dikti.

Hal ini diungkapkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP-UB), Dr. Sholih Mu’adi, SH., M.Si., ketika memberikan pengarahan dan membuka Raker Jurusan Sosiologi FISIP-UB, Kamis (16/9/2021) yang berlangsung secara daring dan luring.

“Selain itu panduan kedua tentu visi, misi, dan tujuan universitas dan fakultas”, imbuhnya.

Sholih dalam kegiatan yang berlang hingga Jumat , 17 September itu menyebutkan, panduan ketiga yang menjadi acuan universitas tentu Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).
Terkait program pengembangan FISIP-UB, Sholih menegaskan akan meningkatkan akreditasi program studi sosiologi ke akreditasi internasional.

“Jurusan Sosiologi S-1 dan S-3 sudah berakreditasi A. Paling tidak salah satu tahun depan bisa berakreditasi internasional. Sedang belum A didorong ke akreditasi unggul” harapnya.

Dikatakan Sholih, prrogram berikutnya,  terkait peningkatan pendidikan dosen. Dosen-dosen FISIP didorong untuk studi lanjut ke S-3.

“Target awal bagi yang muda-muda tentu kuliah ke kampus bermutu di luar negeri, namun jika ada satu dua orang yang memang ada kendala untuk kuliah ke luar negeri, bisa kuliah di dalam negeri,” paparnya.

Sholih menegaskan, agar mereka kuliah di kampus UB saja. “Saya akan mintakan ijin ke rektor,” tandasnya. (lis)