Dibantu Kejari Malang, Aset Pemkot Senilai Rp 11,23 M Terselamatkan

Foto: Kejari Kota Malang selamatkan aset pemkot. (ist)

BACAMALANG.COM – Apresiasi patut diberikan kepada Kejaksaan Negeri Kota Malang, atas adanya upaya penyelamatan aset Pemkot Malang berupa sebidang tanah di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

“Kami bekerjasama dengan perangkat Kecamatan Lowokwaru, hingga ke tingkat RT dan RW. Selain itu, Kejari Kota Malang juga menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang dan berbagai dinas terkait, untuk bisa memuluskan proses penyelamatan aset tersebut,” tegas
Kasi Intel sekaligus Humas Kejari Kota Malang Eko Budisusanto, Senin (13/9/2021).

Sekilas info, kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang patut diapresiasi. Sebab, Kejari kembali menyelamatkan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Aset tersebut berupa sebidang tanah seluas 9.202 meter persegi. Tanah tersebut terletak di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

Kasi Intel sekaligus Humas Kejari Kota Malang Eko Budisusanto, mengatakan tanah itu tidak bersertifikat. Selama ini dijadikan sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh masyarakat sekitar.

Setelah melalui proses panjang, akhirnya sertifikat resmi dicetak oleh Kantor Pertanahan Kota Malang. Sertifikat tersebut, diserahkan oleh Kejari Kota Malang ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPAKD) Kota Malang, pada Senin (13/9/2021) siang.

Sertifikat tersebut, diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso dan diserahkan oleh Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Kota Malang Muh Rizal dan disaksikan Tim Kejari Kota Malang serta Kepala BPKAD Subkhan.

Menurut Eko Budisusanto, penyelamatan aset ini merupakan kerjasama dari berbagai pihak.

Atas usaha tersebut, aset senilai Rp 11,23 miliar itu berhasil dikembalikan kepada Pemkot Malang sebagai pengelola yang seharusnya. Dengan begitu, segala bentuk pemanfaatan aset tersebut merupakan wewenang dari Pemkot Malang.

“Sertifikat sudah selesai diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Malang, hanya butuh waktu sekitar satu bulan saja. Sejak keputusan pembebasan aset Pemkot Malang itu keluar,” jelasnya.

Dalam penyerahan itu, hadir dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Malang, yakni Kasi Intel Eko Budisusanto, Kasi Datun Fauzan serta Kasi Barang Bukti (BB) Ferdinand Cahyadi dan Kasi Pidsus Dino Kriesmiardi. (*/had)