Dinilai Murah, MTs Azharul Ulum Pilih MPLS Live FB di Tengah Pandemi

Pengajar PPKn Mts Azharul Ulum Dampit Miskari. (ist)

BACAMALANG.COM – Memprihatinkan sekaligus mengharukan. Dinilai murah (hemat biaya), MTs Azharul Ulum Dampit Kabupaten Malang memilih MPLS (masa pengenalan siswa) atau ta’aruf siswa secara Live lewat FB (Facebook) di tengah pandemi.

“Tahun ajaran baru sekolah dan madrasah serentak hari ini dilaksanakan. Harapan awal sekolah/madrasah tentu bisa melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka sejak awal tahun ajaran baru,” tandas Kepala Sekolah MTs Azharul Ulum Dampit, Miskari, kepada bacamalang.com, Senin (12/7/2021).

“Tetapi menyadari peningkatan Covid 19 dan diberlakukannya PPKM Darurat (penebalan mikro) ini mengharuskan sekolah atau madrasah menjalani tahun ajaran baru secara daring,” urai mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini.

“Bagi madrasah, proses awal bagi siswa baru adalah kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah atau MPLS atau juga MOS kalau istilah di sekolah di bawah diknas,” tuturnya.

“MTs Azharul Sukodono Kecamatan Dampit Kabupaten Malang memilih untuk melaksanakan Masa Ta’aruf siswa Madrasah ( MATSAMA) secara daring dengan menggunakan media FB dan dilakukan secara live di FB. Pilihan media ini dilakukan mengingat kondisi,” urainya.

“Latar belakang siswa yang sebagian dinilai berasal dari kelurga kurang mampu sehingga Facebook dipilih karena dianggap paling murah secara serapan kouta internet,” imbuhnya.

“Tentu tidak melulu menggunakan Facebook Kami juga menggunakan aplikasi aplikasi lain seperti WA, YouTube bahkan anak anak tetap Kita kenalkan dengan media semacam Tiktok dan Snack video justru karena Kami berfikir media itu adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari akan selalu diakses anak anak. Mending anak-anak mengenal dan digunakan untuk konten yang positif daripada anak akhirnya terlibat penggunaan medsos untuk konten konten negatif yang tak produktif,” pungkasnya.

Pandemi menghancurkan sendi-sendi kehidupan. Namun semangat mencerdaskan kehidupan bangsa tidak boleh kendor untuk mewujudkan Nusantara menjadi mercusuar dunia. Semoga pandemi cepat pergi, dan Pertiwi bangkit menjadi negara makmur dan sejahtera. (had)