Disebut Belum Serahkan Data Petani Terdampak Limbah, DTPHP Bantah DLH

Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kabupaten Malang, Slamet BS (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan atau DTPHP Kabupaten Malang ternyata telah menyerahkan data kerugian petani Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum yang terdampak limbah peternakan sapi perah PT Greenfields Indonesia kepada Dinas Lingkungan Hidup.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kabupaten Malang, Slamet BS, Senin (6/4/2020). Bahkan, data yang di serahkan DTPHP ini sudah sejak 2018 lalu.

Pernyataan Slamet ini seakan membantah apa yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu saat pertemuan dengan petani di Balai Desa Kesamben. Saat itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa pihaknya belum menerima data dari DTPHP.

“Kita sudah serahkan ke LH, tapi LH tidak mengakui. Itu ada nama-nama petaninya, termasuk lahan yang terdampak,” kata Slamet.

Slamet juga menyebutkan, data kerugian petani yang dikirimkan ke Dinas Lingkungan Hidup itu juga termasuk perhitungan kompensasi. Bahkan, data tersebut juga dikirimkan langsung kepada Bupati Malang, HM Sanusi.

“Januari kemarin kita kirim ke Bupati, tembusan LH. Setiap tahun pasti muncul, selama ini belum diselesaikan,” terangnya.

Lebih jauh, Slamet menjelaskan, pihaknya telah meninjau lokasi terdampak limbah tersebut. Bahkan, hal itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

“Dampaknya itu naik turun, tidak tentu, tergantung volume limbah,” tukasnya. (mid/yog)