Disidang Kasus PPKM, Sutiaji Diganjar Sanksi Denda Rp 25 Juta

Foto: Suasana persidangan Wali Kota Malang di PN Kepanjen. (ist)

BACAMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji diganjar sanksi denda Rp 25 Juta terkait pelanggaran PPKM beberapa waktu lalu. Hal ini berdasarkan hasil persidangan di PN Kepanjen, Selasa (12/10/2021).

“Sutiaji, Erik dan Arif sebagai terdakwa kompak mengaku bersalah melanggar aturan PPKM. Mereka bertiga mengaku melanggar Prokes Pergub Jawa Timur Pasal 49. Dendanya berbeda-beda. Sutiaji Rp 25 juta atau kurungan 15 hari. Sementara Erik didenda Rp 15 juta atau kurungan 10 hari,” terang Humas PN Kepanjen, Muhamad Aulia Reza Utama.

Sekilas info, Pengadilan Negeri Kepanjen Kabupaten Malang menjadikan Wali Kota Malang, Sutiaji menjadi terdakwa kasus pelanggaran PPKM saat gowes ke Pantai Kondang Merak 19 September 2021 lalu.

Selain Sutiaji, adapula Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kabag Umum, Arif Tri Sistiawan yang bersalah dalam kasus tersebut.

Sidang yang dipimpin Farid Zuhri, S.H M.Hum berlangsung selama tiga jam kurang lebih, mulai dari jam 9.30 hingga 13.15 WIB.

Reza menjelaskan, sanksi yang berbeda dari tiga terdakwa itu sudah putusan hakim. Dia tidak bisa berkomentar lebih terkait alasan beda sanksi atas tiga terdakwa itu.

“Saya sebagai humas mengenai keputusan hakim tidak bisa mengomentari itu sudah keputusan hakim,” tutur dia.

Diketahui, sebelumnya polisi sudah memeriksa 20 lebih orang yang ikut dalam rombongan gowes tersebut.

Disinggung apakah akan ada sidang dari sejumlah saksi tersebut, Reza mengaku, hal tersebut tergantung dari pelimpahan dari polisi.

“Prinsipnya adalah kami melakukan sidang perkara yang dilimpahkan oleh polisi. Sementara ini yang dilimpahkan pak Sutiaji. Kalau ada lagi yang dilimpahkan, kami tidak bisa menolak begitu,” tukasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, dirinya menerima dan menghormati putusan hakim. “Saya ikut prosedurnya saya rakyat disini gak ada bedanya saya turuti saja,” ujarnya sambil berjalan di ruang sidang PN Kepanjen.

Sutiaji juga menambahkan, putusan dari hakim tidak ada yang dirugikan. “Gak ada yang dirugikan sudah iya saya terima. Dan Arif didenda Rp 10 juta kalau gak dibayar dikurung delapan hari,” imbuhnya. (*/had)