Djoni Sudjatmoko Ajak Duta Wisata Joko-Roro Cintai Produk Dalam Negeri

Foto: Pembina Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, R Djoni Sudjatmoko (kemeja biru) memberikan motivasi kepada 16 finalis Duta Wisata Joko-Roro Kabupaten Malang 2021, di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Rabu (3/11/2021).

BACAMALANG.COM – Di hadapan finalis Duta Wisata Joko-Roro Kabupaten Malang 2021, Pembina Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, R Djoni Sudjatmoko mengingatkan untuk selalu mencintai produk-produk dalam negeri. Selain itu, Djoni pun berharap mereka dapat membawa nama Kabupaten Malang, serta memperkuat semangat kebangsaan.

“Anda semua sebagai pemuda pilihan yang berkualitas dan generasi millenial. Diharapkan bisa menjadi duta pariwisata yang akan membawa nama Kabupaten Malang, dan bisa memperkuat semangat kebangsaan,” kata R Djoni Sudjatmoko, saat memberikan motivasi kepada 16 finalis Duta Wisata Joko-Roro Kabupaten Malang 2021, di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Rabu (3/11/2021).

Djoni menambahkan, bahwa produk IKM dari Kabupaten Malang sebenarnya tidak kalah dengan produk-produk dari luar negeri. “Saya berharap, adik-adik merasa bangga sebagai warga Indonesia, dan mencintai produk-produk dalam negeri, serta bisa ikut memasarkan produk dalam negeri,” kata Djoni Pria yang juga sebagai Owner NK Cafe.

Pria yang lebih nyaman dipanggil Tukang Taman ini menegaskan, sebagai role model untuk bisa merajut kebersamaan, dengan kebersamaan tersebut, maka Djoni meyakini mental bangsa Indonesia akan terangkat, dan bangga sebagai bangsa Indonesia. “Saat ini mental kita sedang down, karena kita banyak beli dari asing, itu artinya mental Indonesia lagi down, kita tinggikan, kita ini kaya sumber daya alam yang luar biasa, kita harus percaya diri,” ucapnya.

Melalui kebersamaan untuk beli Indonesia dan kepribadian dalam budaya, maka kebanggaan untuk menjadi bangsa Indonesia bisa tercapai. “Jika kita percaya diri maka bisa beli Indonesia, kalau nggak percaya diri dengan Indonesia maka akan beli asing dan gampang dipengaruhi oleh bangsa lain, jadi ngefans ke Korea ke Jepang, endingnya jadi beli produk asing,” papar Djoni Sudjatmoko. (Lis/red)