Dua Pegawai Outsourcing PT KAI Tertangkap Basah Curi Rel di Kepanjen

Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono saat meminta keterangan kedua tersangka terkait aksi pencurian rel cadangan di Kepanjen (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Dua orang karyawan outsourcing PT KAI diamankan kepolisian setelah tertangkap basah melakukan pencurian rel cadangan di area kebun sengon Kelurahan Ardirejo Kecamatan Kepanjen, Sabtu (7/8/2021).

Kedua tersangka yang melakukan aksi pencurian itu adalah Fendi Purnama Putra, 32, warga Desa Karangduren serta Muhammad Azami, 32, warga Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Sehari-hari, Fendi bertugas sebagai penjaga palang pintu kereta api jalur Comboran Kota Malang. Sedangkan, Azami bertugas melakukan perawatan rel kereta api di Kepanjen.

Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono menyebutkan, aksi kedua tersangka ini pertama kali dipergoki oleh petugas jaga dan Polsuska ketika sedang berpatroli di area tersebut. Selanjutnya, kedua tersangka diamankan dan dibawa ke Polsek Kepanjen untuk diproses lebih lanjut.

“Awalnya petugas menemukan kedua orang tersebut yang melakukan pemotongan rel kereta api di lokasi tersebut. Setelah itu mereka diamankan ke Polsek Kepanjen,” kata Bagoes dalam rilis di Mapolsek Kepanjen, Jumat (21/8/2021).

Pria yang sebelumnya menjabat Kapolres Madiun menambahkan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti besi baja yang sudah di potong-potong dalam beberapa ukuran. Seperti diantaranya 230 sentimeter, 225 sentimeter, 200 sentimeter, 190 sentimeter dan lain sebagainya. Total ada 10 batang besi baja yang diamankan dari kedua tersangka.

“Mereka ini petugas outsourcing. Juga ada keterlibatan oknum PT KAI. Untuk oknum ini masih dilakukan upaya penyelidikan dan penyidikan, masih terus berlanjut. Untuk penadah juga masih kita telusuri,” ucap Bagoes.

Sementara tersangka Fendi mengaku baru pertama kali ini melakukan aksi pencurian tersebut. Dalam aksinya, Fendi bertugas memotong rel menggunakan alat las pemotong baja. Sementara Azami bertugas memantau situasi.

“Ini baru pertama kali. Masih mau cari pembeli,” ujarnya. (mid/red)