Dukung Keutuhan NKRI dan Tolak Separatisme, Masyarakat Kota Malang Gelar Aksi Damai

Foto: Aksi Masyarakat Malang mendukung NKRI. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebagai wujud dukungan untuk keutuhan NKRI dan penolakan terhadap Separatisme, Masyarakat Kota Malang menggelar aksi damai di Pelataran Stadion Gajayana Kota Malang, Selasa (13/4/2021).

“Pada hari ini kami pemuda dan masyarakat Malang sering melihat maraknya terjadi gerakan-gerakan separatis yang terjadi di Kota Malang. Dalam kondisi ini sudah pasti masih adanya oknum-oknum yang masih menginginkan untuk memecah belah NKRI,” tegas Kordinator Aksi Masyarakat Malang Mendukung NKRI, Satria Tauhid.

Mereka menggelar orasi terbuka dengan titik awal di Stadion Gajayana pada pukul 11.00 Wib. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian atas beredarnya isu gerakan separatis di Kota Malang.

Pihaknya beserta puluhan pemuda lain berkumpul untuk menyuarakan keresahan terhadap kondisi Kota Malang saat ini. Ia menuding, ada beberapa oknum yang ingin memecah belah negara kesatuan Indonesia.

“Oleh karena itu kami selaku pemuda dan masyarakat Kota Malang, lanjut Satria, menghimbau agar masyarakat Indonesia khususnya di Kota Malang untuk sama-sama saling menjaga ketertiban dan keamanan di kota tercinta ini,” terangnya.

Lebih lanjut, hal itu merupakan wujud kecintaan terhadap Kota Malang. Satria mengingatkan, bahwa perjuangan para pahlawan begitu besar untuk bangsa ini, jangan sampai ternoda oleh oknum yang ingin memecah belah bangsa. “Telah banyak harta, benda dan nyawa yang dikorbankan oleh para pendahulu kita untuk mempertahankan bangsa ini,” imbuhnya.

Ia mengatakan pihaknya mendukung untuk saling bergandengan tangan menjaga keutuhan NKRI demi menjaga kesatuan bangsa ini dari pihak yang hendak memecah belah bangsa ini. “Karena kekuatan suatu bangsa itu terukur ketika saling menjaga kesatuannya, Mari jaga NKRI,” tutup mahasiswa salah satu kampus swasta terkemuka di Malang ini.

Seperti diketahui, Aksi Damai Masyarakat Malang Dukung NKRI ini diikuti puluhan pemuda yang berasal dari beragam kalangan. Mereka meresahkan kondisi Kota Malang yang akhir-akhir ini sering diramaikan dengan pemberitaan penangkapan beberapa anggota kelompok radikal berhaluan teroris. (*/had)