Eks Karyawan Gugat Bank Panin Cabang Malang

Foto: Kayat Hariyamto SPd SH MH (kiri) dan Kriswanto SH MH CLA. (ist)

BACAMALANG.COM – Pemutusaan hubungan kerja (PHK) terhadap Andreas Adityo Purwonugroho karyawan Bank Panin Kantor Cabang Utama Malang berujung di Pengadilan Hubungan Industrial Jawa Timur di Surabaya.

Kayat Hariyanto dan Kriswanto dari kantor hukum K & K, ditunjuk sebagai kuasa hukum pria kelahiran Banjarmasin itu.

“Kami sebelumnya sudah memberikan somasi terhadap Bank Panin terkait dengan permasalahan klien kami, somasi tersebut merupakan tahapan hukum sebelum kita lanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial seperti sekarang ini,” ungkap Kayat Hariyanto di Pengadilan Hubungan Industrial Surabaya, Rabu (23/9/2021).

Lanjut pria yang juga Ketua Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat DPC PDIP Kota Batu ini, Andreas merupakan karyawan yang sudah bertahun – tahun mengabdi dan bekerja di Bank Panin. Kurang lebih selama 15 tahun 10 bulan tanpa berhenti. Artinya, status dia sebagai karyawan yang mulanya karyawan kontrak otomatis menjadi karyawan tetap.

“Entah tidak mau memberikan pesangon sesuai regulasi atau ada tujuan lain kami tidak paham, namun Andreas ini dibuat tidak nyaman dan tidak kerasan bekerja di Bank Panin sehingga klien kami resah,” kata Anggota Peradi Malang ini.

Maka dari itu, jelas Kayat, Bank Panin diduga tidak beretikat baik dengan membuat kliennya seolah-olah mengundurkan diri. Padahal kliennya tersebut tidak pernah menandatangani surat apapun selama ini sebagaimana kehendak pimpinan kantor cabang malang PT. Bank Panin Malang.

“Itulah yang membuat klien kami resah, belum lagi hal-hal kecil yang oleh management dibesar-besarkan serta hal lainnya yang sudah kami minta melalui pengadilan yang terhormat ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, HRD Bank Panin Kantor Cabang Malang, Ester belum memberikan tanggapan terkait permasalahan ini. (*/yog/red)