Eks Pelatih Taekwondo yang Lakukan Pelecehan Seksual Akhirnya Dijebloskan Penjara

Tersangka MR (baju oranye) saat dihadirkan dalam rilis di Mapolres Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Mantan pelatih Taekwondo, MR, 25, warga Desa Gondanglegi Wetan yang melakukan aksi pelecehan seksual kepada anak didiknya akhirnya dijebloskan ke balik jeruji besi.

Penangkapan MR ini setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan panjang yang dilakukan Polres Malang. Kasus pelecehan seksual tersebut sempat di mediasi oleh KONI Kabupaten Malang namun menemui jalan buntu.

“Dari KONI hanya menjatuhkan sanksi saja kepada pelaku untuk tidak melatih,” kata Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik dalam rilis di Mapolres Malang, Jumat (19/8/2022).

Taufik menambahkan, ada 5 orang saksi yang dimintai keterangan dalam kasus tersebut. Polres Malang melalui Unit PPA pun masih membuka pintu bila ada korban lain dari aksi bejat yang dilakukan tersangka.

“Total saksi yang sudah diperiksa ada 5 orang, termasuk korban. Kita membuka ruang seluas-luasnya bila ada korban lain,” sambungnya.

Sebagai informasi, aksi pelecehan seksual yang dilakukan MR terjadi pada 2016 lalu. Korbannya adalah ES, 20, yang saat itu masih tergolong dibawah umur.

Diketahui, saat itu MR dan ES menjalin hubungan asmara. Terhitung sudah beberapa kali MR mengajak ES melakukan hubungan badan.

“Korban dijanjikan akan dinikahi oleh tersangka,” ungkap Taufik.

Akibat perbuatannya, MR akan dijerat Pasal 81 juncto 76D subsider pasal 82 juncto pasal 76E Undang-Undang 35 tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Adapun ancaman hukumannya maksimal 15 tahun. (mid/red)