Fapet UB Kenalkan Mask.uykefir, Produk Perawatan Kulit Berbahan Susu Sapi

Mask.uykefir, Produk Perawatan Kulit Berbahan Olahan Susu Sapi Dari Fapet UB. (ist)

BACAMALANG.COM – Tren perawatan diri yang semakin meningkat memberikan banyak peluang bagi masyarakat. Tingginya kebutuhan produk kosmetik berbanding lurus dengan peluang dibukanya lapangan pekerjaan baru. Inilah yang menjadi salah satu latar belakang terciptanya Mask.uykefir, sebuah produk perawatan diri yang berbahan dari olahan susu.

Selain permasalahan ekonomi, potensi peternakan sapi perah Indonesia juga perlu dipertimbangkan untuk dijadikan bisnis kreatif dengan menggunakan bahan lokal yang digagas oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB).

Mereka adalah Nur Aini Azizah (FPIK), Nanda Nabilah, Ria Amelia (Fapet), Rizka Rahmawati (FP), dan Ainy Nurhidayati (FEB) yang dibimbing oleh Dr. Ir. Setyono Yudho, MP menciptakan peluang pemanfaatan susu menjadi produk kosmetik dan membuka lapangan kerja baru. Mask.uy kefir dibangun untuk membantu masyarakat menemukan produk kecantikan yang aman bagi kulit dan kesehatan, sekaligus meningkatkan imun pengguna.

Produk ini berbahan dasar susu sapi yang difermentasi dengan grain kefir selama lima hari.

“Starter grain kefir yang kami gunakan adalah grade premium yang mengandung Streptococcus sp., lactobacilli dan beberapa jenis ragi atau khamir non patogen,” kata Nur Aini, Selasa (29/6/2021).

Masker.uykefir, menurut Aini, tidak menghasilkan efek samping.

“Untuk khasiatnya, sangat beragam. Fokus kami adalah kesehatan kulit dari luar dengan penggunaan masker dan toner dan dari dalam dengan konsumsi kefir drink,” jelasnya.

Selain untuk kulit, jelas Aini, minuman kefir juga dapat memperkirakan dan meningkatkan metabolisme tubuh. Dalam produk Mask.uykefir yang mengandung probiotik dan senyawa aktif non patogen. Bahan baku yang digunakan dalam minuman kefir antara lain susu sapi segar, kefir grain, gula, perisa buah dan perwarna makanan.

“Sedangkan untuk masker, menggunakan susu sapi segar, kefir grain, ekstrak kunyit, green tea, strawberry, kopi, kayu manis atau charcoal,” katanya.

Dia juga menambahkan beberapa senyawa berkhasiat yang terkandung dalam kefir seperti peptida dan asam laktat sebagai inhibitor enzim tirosinase selain itu senyawa-senyawa fenolik dalam kefir sangat efektif untuk mengatasi permasalahan kulit yang disebabkan oleh radikal bebas dan sifat asam dari kefir sangat efektif menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri patogen seperti bakteri Probioni acnes.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, menurut Aini, masker dan scrub dapat digunakan tiga kali dalam seminggu, ditambah toner yang dapat digunakan setiap hari. Sedangkan untuk mask.uy minuman kefir dapat dikonsumsi setiap hari.

Tidak hanya diterima oleh masyarakat, produk mask.uykefir juga memiliki sumber pendanaan dari empat lembaga, yaitu Program Mahasiswa Wirausaha UB tahun 2019, Wirausaha Muda Brawijaya BIIW UB tahun 2021, KMBMI Kementerian Pendidikan dan Teknologi Riset tahun 2021, dan LPDB Kementerian Koperasi 2021. (ned/lis)