FISIP UB Gelar Konferensi Internasional, Soroti Pandemi dari Ilmu Komunikasi

Foto: Prof. Dean Kruckeberg, APR, Fellow PRSA dari Department of Communication Studies at University of North Carolina USA,  Prof. Datin Hazmah dari Department of Media and Communication Studies University Malaya Malaysia. Dr. Nasya Bahfen, Master in Communication (Journalism Innovation) dari Department of Politics Media and Philosophy at La Trobe University, dan Prof. Christopher Galloway dari School of Communication, Journalism and Marketing at Massey University New Zealand saat hadir sebagai keynote speaker dalam acara Brawijaya Communication International Conference (BCIC) 2021 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB).

BACAMALANG.COM – Menyoroti (mengupas) pandemi Covid 19 dari perspektif Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Malang menggelar Konferensi Internasional secara daring (virtual), Rabu (27/10/2021).

Acara Brawijaya Communication International Conference 2021 ini mengambil tema : Pandemic Covid 19 Now and Then: Disaster, Health Crisis and Communication.

Tema ini dipilih sesuai dengan fenomena yang saat ini terjadi di Indonesia dan seluruh dunia, Pandemi COVID 19. Pada kesempatan ini konferensi ingin mengupas bagaimana Pandemi COVID 19 dikupas dengan pisau analisis Kajian Ilmu Komunikasi.

Konferensi diselenggarakan secara virtual selama dua hari; 27 dan 28 Oktober 2021. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang berkumpulnya para akademisi dan peneliti muda untuk berbagi dan mempresentasikan hasil penelitiannya di berbagai bidang Ilmu Komunikasi. Selain itu, forum ini merupakan wadah tepat untuk berinteraksi, berdiskusi, dan menjalin kerjasama dan jejaring bagi mahasiswa, akademisi dan peneliti dari berbagai universitas di Indonesia dan luar negeri.

Konferensi diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang dapat dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun ini hadir empat keynote speaker yang kompeten di kajian Ilmu Komunikasi. Hadir dalam acara yaitu Prof. Dean Kruckeberg, APR, Fellow PRSA dari Department of Communication Studies at University of North Carolina USA,  Prof. Datin Hazmah dari Department of Media and Communication Studies University Malaya Malaysia. Dr. Nasya Bahfen, Master in Communication (Journalism Innovation) dari Department of Politics Media and Philosophy at La Trobe University, dan Prof. Christopher Galloway dari School of Communication, Journalism and Marketing at Massey University New Zealand.

Masing-masing pembicara akan mempresentasikan perspektif keilmuan mereka dalam melihat fenomena Pandemi COVID 19. Prof. Dean akan menyampaikan bagaimana seorang Public Relations harus mengkomunikasikan informasi kesehatan yang akurat dan dapat dipercaya pada level lokal, regional, nasional, bahkan global. Prof Datin melihat Pandemi COVID 19 dari perspektif Kajian Media, dengan menggunakan Big Data Analysis.

Prof. Datin menyampaikan bahwa banyaknya informasi yang ada di media sosial memunculkan opini dan sentimen publik dimana informasi menjadi sangat cepat namun hoax juga tidak bisa dibendung.

Pada ranah Manajemen Komunikasi khususnya pada Manajemen Resiko Prof.Christopher menyampaikan tema Big COVID Collapse, beberapa perubahan besar yang ada antara lain hybrid working, health system, perubahan sosial di masyarakat, climate collapse, finansial collaps, dan yang paling berubah dalam kehidupan sehari-hari adalah komunikasi tatap muka yang tidak lagi “tatap muka” (secara virtual).

Selanjutnya, Dr. Nasya menyampaikan beberapa tantangan komunikasi yang muncul seperti bertambahnya fake news, munculnya fenomena “bot” pada media sosial, anonimitas yang tinggi untuk menyampaikan informasi terkait konspirasi pandemi. Dr. Nasya juga menyampaikan bagaimana respon masyarakat terhadap informasi-informasi seputar pandemi.

Selain menampilkan pembicara dari luar, konferensi juga menghadirkan pembicara dari FISIP UB yang juga melakukan penelitian tentang Pandemi COVID-19 dari berbagai perspektif.

Pada perspektif Komunikasi Strategis akan hadir Maulina Pia Wulandari, Ph.D., Assc. Prof. Rachmat Kriyantono, Ph.D., dan Dr. Bambang Dwi Prasetyo, S.Sos., M.Si. Perspektif Ilmu Komunikasi menghadirkan Dr. Antoni, S.Sos., M.Si. lalu pada penelitian perspektif Kajian Media akan disampaikan oleh Reza Safitri, Ph.D., Assc. Prof. Anang Sujoko, D.COMM., Dr. Desi Dwi Prianti, S.Sos, M.Comm.

Konferensi Internasional ini juga akan menampilkan berbagai hasil penelitian dalam format presentasi makalah ataupun poster dari peserta yang datang dari berbagai Universitas dalam dan luar negeri. (*/had)