Gandeng BPBD Kota Malang, Unidha Lakukan Penyemprotan Disinfektan untuk Cegah Virus Corona

Foto : Semprotkan disinfektan, cegah penyebaran virus corona. (yon)

BACAMALANG.COM – Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang melakukan menyemprotkan disinfektan untuk pencegahan  pandemik virus corona (Covid-19) . Seluruh gedung di areal perkuliahan Unidha, tak luput dari penyemprotan.

Penyemprotan disinfektan ini dilakukan berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) Nadiem Makarim dan arahan Rektor Unidha Malang Profesor Dr Suko Wiyono SH MH. 

Proses penyemprotan diawali dari ruangan Fakultas Teknik, Fakultas  Ekonomi, Ruang Rektorat, Ruang Fakultas Psikologi, Perpustakaan, Ruang Fakultas pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Ruang Pasca dan Ruang Biro Administrasi Umum dan Kemahasiswaan.

Dalam penyemprotan ini, tim dari BPBD ada 8 orang dan 5 orang dari tim mandiri Unidha Malang yang bekerja setelah mendapatkan arahan teknik penyemprotan dari BPBD.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan kewaspadaan dalam mencegah wabah korona, jangan sampai ada sivitas akademika Unidha yang terkena,” ujar Sunyoto ST MT, Bagian Sarpras dan Umum sekaligus sebagai Dekan Fakultas Teknik Unidha.

Selain itu, juga ada himbauan kepada mahasiswa terkait pembelajaran secara online, sesuai surat edaran rektor tanggal 16 maret 2020 yang meneruskan dari surat edaran wali kota malang no 6 tahun 2020 tentang kesiap siagaan menghadapi Covid – 19. Dengan begitu, maka kegiatan perkuliahan dan pembimbingan dilakukan dengan daring/online, sehingga  mahasiswa diusahakan tidak hadir ke kampus kecuali sifatnya sangat mendesak.

Iqbal Ananda Akbar, mahasiswa Fakultas Hukum Unidha Malang mengaku mendukung upaya dan langkah kampus yang melakukan penyemprotan  disinfektan karena ini bentuk kepedulian kesehatan dalam mencegah penyebaran pandemik corona.

Menurutnya, kampus adalah tempat yang banyak massa dan saat terjadi pertemuan manusia, mereka tidak tahu siapa – siapa yang membawa atau menyebarkan cirus ini, sehingga  penyemprotan ini sebagai solusi paling tepat. (yon)