Gedung SDN 1 Donomulyo Rusak Parah, Sudah Berkali-kali Buat Proposal

Foto: Kondisi gedung yang rusak. (ist)

BACAMALANG.COM – Gedung SDN 01 Donomulyo Kabupaten Malang dalam kondisi retak-retak dan sangat memprihatinkan. Berbagai upaya sudah dilakukan, mulai menjelang pilkada tahun lalu hingga saat ini tetap tidak diperhatikan.

Lastono, Kepala SDN 01 Donomulyo Kabupaten Malang mengaku sudah berusaha secara maksimal. Akan tetapi bantuan yang diharapkan dari dinas pendidikan juga tidak kunjung tiba.

Untuk diketahui, gedung kantor yang bersebelahan dengan kantor wilayah Donomulyo ini kondisinya sangat memprihatinkan. Demikian juga kelas 1 tampak dari luar, tinggal ambrolnya saja.

“Kita sudah berupaya mulai buat proposal. Sampai dulu menjelang pilkada, kepala sekolah sebelumnya juga dijanjikan, tapi bantuan belum turun. Tidak tahu apa penyebabnya,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku cukup khawatir, apabila setelah lebaran nanti masuk sekolah. Sehingga opsi agar kelas yang disebelah utara tidak dipakai karena takut ambrol. Kini, ruang kelas 3 itu digunakan untuk menyimpan alat-alat kesenian seperti gamelan. Pihak sekolah memasang beberapa bambu untuk menyangga plafon.

Dia mengatakan, rapuhnya atap itu terlihat pada September lalu. Saat pihaknya mencoba mengintip dalam plafon, terlihat banyak kayu yang sudah keropos. “Baru kami mencoba melobangi. Kami jebol plafonnya untuk melihat kondisi di dalam. Ternyata ada kayu yang keropos,” jelasnya.

Lastono mengaku, baru menahkodai SDN 01 Donomulyo setahun tahun terakhir. Namun dari informasi yang dirinya dapat, atap sekolah terakhir diperbaiki pada tahun 1999. “Dulu katanya bangunannya atap asbes, diganti dengan kerangka kayu. Untuk kuda-kuda belum pernah diperbaiki,” urainya.

Menurutnya, yang diperbaiki terakhir adalah bagian genting dan lantai. Itu terjadi pada 2015. Sehingga bangunan di SDN 01 Donomulyo selalu terlihat bagus. “Nah, yang ketahuan rapuh baru satu kelas. Untuk lainnya masih belum tahu. Kan rayap tidak ada yang tahu,” paparnya.

Dia menjelaskan sudah melaporkan pertengahan September lalu. “Katanya akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Daud, Korwil Donomulyo menambahkan bahwa pihaknya sudah berupaya maksimal sampai kemarin ada kunjungan pejabat dengan harapan segera mendapatkan bantuan . “Tapi gak tahu, opo jare Gusti Allah, semoga dapat kucuran dana SDN Donomulyo,” pungkasnya. (yon)