Gerakan Merah Putih, Cara Owner Hill House Bantu Warga di Tengah PPKM

Owner Hill House Batu, Arief Utama Waworuntu, saat tengah memberikan nasi bungkus kepada warga masyarakat Songgokerto. (Eko)

BACAMAKANG.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Malang Raya, terutama di Kota Batu membuat masyarakat merasa kesulitan dalam mencari nafkah, demi memenuhi akan kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Bahkan, tak jarang masyarakat kecil yang bermata pencaharian seperti buruh, pedagang kecil, tukang ojek kerap mengeluh dampak dari PPKM tersebut.

Namun, kita harus patuh dan mendukung upaya dari pemerintah, karena itu semua demi kebaikan bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Berangkat dari hal itu, dengan mengusung tema “Nasi Bungkus Merah Putih”, owner Hill House Batu, Arief Utama Waworuntu merasa tergugah dan peduli kepada warga masyarakat yang terdampak dari PPKM tersebut.

Bersama dengan pihak kepolisian dari Polres Batu, dirinya juga bersama manajemen Hill House Batu terjun langsung ke kampung-kampung yang berada di Kelurahan Songgokerto, untuk membagikan nasi bungkus kepada warga masyarakat setempat, tak terkecuali yang tengah melaksanakan isoman (isolasi mandiri) dan yang tak mampu.

Pria yang akrab disapa Bang Arief tersebut menjelaskan, bahwa aksi sosial yang dilakukannya itu tak lain hanya sekadar membantu warga setempat, untuk mengurangi beban perekonomian masyarakat.
 
“Aksi kegiatan sosial dengan cara membagikan nasi bungkus ini, merupakan inisiatif dari semua rekan-rekan, baik sesama pengusaha dan juga melibatkan para Kapolres se-Malang Raya, yang mana tujuannya untuk membantu meringankan beban bagi saudara kita yang belum mendapatkan bantuan selama PPKM darurat,” terang dia, Minggu (18/7/2021) siang.

Arief yang juga sebagai pembina organisasi pers Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya ini menambahkan, bahwa sesuai dengan rencana awal, pembagian nasi bungkus untuk makan siang sebanyak 100 porsi, malam harinya juga sejumlah 100 porsi itu, dibagikan ke masing-masing wilayah hukum yang berada di Malang Raya.

“Ya, itu meliputi Kota Batu, Malang Kota, dan Malang Kabupaten. Untuk dapat mendapatkan nasi merah putih, masyarakat cukup memasang bendera merah putih didepan rumah, setelah itu mengirimkan foto bendera merah putih dan juga foto KTP beserta alamat lengkap ke nomor WhatsApp 08111318181,” imbuhnya.

Ratusan nasi bungkus merah putih, yang diperuntukkan bagi warga yang terdampak maupun yang tengah menjalani isoman itu, lanjut Arief, adalah serangkaian dari program bhakti sosial manajemen Hill House Batu yang sebelumnya telah disosialisasikan.
“Program bhakti sosial ini, akan terus kami lakukan sampai PPKM darurat selesai. Dan mudah-mudahan, apa yang kami perbuat ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang membutuhkan, serta dapat menggugah para pengusaha untuk membantu meringankan beban bagi wong cilik (orang kecil-red),” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya berharap agar apa yang diperbuatnya tersebut, dapat menginisiasi para pengusaha lainya agar tidak saling menjatuhkan demi tumbuh kembangnya Kota Wisata Batu.

“Maka dari itu, mari kita secara bersama-sama harus bangkit demi NKRI yang kita cintai ini. Dan semoga, semangat jiwa nasionalisme dan patriotisme kita sebagai warga Negara Indonesia bisa terus bahu-membahu untuk saling perduli dan tolong-menolong membantu sesama,” pungkasnya.

Sementara itu, Juwarno salah seorang warga Jalan Trunojoyo, Gang lV, Kelurahan Songgokerto menyampaikan rasa terimakasihnya, atas bantuan sosial nasi bungkus merah putih yang diberikan manajemen Hill House Batu kepada dirinya beserta keluarganya.

“Alhamdulilah, kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Arief yang telah perduli kepada wargma masyarakat Songgokerto ini, semoga segala amalan dan kebaikan di balas oleh Allah SWT,” ujar Kacong sapaan akrabnya.

Terpisah, Puji Astutik yang juga warga Songgokerto juga menyampaikan hal senada. Ia tak menyangka, bahwa disaat ekonomi tengah sulit akibat wabah Covid-19, terlebih PPKM darurat ternyata masih saja ada orang yang mau perduli kepada sesamanya.

“Terimakasih kepada Bapak Arief, karena telah membantu kami. Semoga segala kebaikan dibalas dengan kebaikan pula, dan selalu diberikan kesehatan serta rezeki oleh Allah SWT, amin,” tandas ibu dengan satu anak ini. (Eko)