GMNI UM Berikan Bantuan Pangan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Foto : Aksi GMNI UM. (ist)

BACAMALANG.COM – Keluarga Besar GMNI Universitas Negeri Malang memberikan bantuan pangan dan alkes (alat kesehatan) kepada mahasiswa dan masyarakat terdampak Covid–19.

Seperti diketahui, adanya wabah pandemi (Covid-19) yang satu bulan terakhir ini merenggut banyak korban dan mengakibatkan banyak kerugian baik secara materil dan psikis di berbagai belahan dunia ternyata juga berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya warga Malang.

Berbagai kebijakan telah diluncurkan oleh pemerintah (baik pemerintah pusat maupun daerah) namun dirasa belum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Disisi lain, korban dari adanya pandemi ini terus bertambah hari demi hari (tak terkecuali di Kota Malang).

Berangkat dari kondisi tersebut, Keluarga Besar GMNI Universitas Negeri Malang mengadakan Aksi Kemanusiaan bertajuk “Aksi Sosial Lawan Covid-19 #SolidarityforHumanity”.

Tujuan dan sasaran utama dari adanya Aksi Kemanusiaan ini adalah pemberian sembako beserta hand sanitizer untuk menyasar Kawan-kawan Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang yang hingga saat ini masih belum bisa kembali ke daerahnya masing-masing.

Selain itu, bantuan tersebut nantinya juga disalurkan pada para pejuang
ekonomi arus bawah seperti tukang becak, tukang ojek, pedagang kecil yang pendapatannya menurun bahkan harus tutup karena adanya pandemi ini.

Ratusan paket sembako dan alat kesehatan (hand sanitizer dan masker) dibagikan pada aksi kemanusiaan kali ini.

Rangkaian Aksi Kemanusiaan ini sudah dimulai pada hari Senin, 30 Maret 2020 dengan kegiatan open donation yang disebar melalui media sosial.

Dalam agenda open donasi ini, masyarakat bisa menyisihkan rezeki mereka dalam bentuk uang, sembako, masker, hand sanitizer, maupun APD.

Dari hasil open donasi serta dana gotong royong Keluarga GMNI Universitas Negeri Malang, telah terkumpul dana sejumlah Rp 30.125.000.

Hasil donasi yang masuk tersebut kemudian dialokasikan untuk pembelian hand sanitizer, masker, serta sembako dengan rincian: 300 botol hand sanitizer, 200 masker, 1 ton beras, 200 liter minyak goreng, 200 kg gula pasir dan puluhan kardus mie instan.

Sembako dan alat kesehatan tersebut dibagikan kepada ratusan mahasiswa bidikmisi UM yang masih di Malang serta para pejuang ekonomi kecil (tukang becak, tukang ojek, penjual keliling) di sekitar Kampus Universitas Negeri Malang.

Jumat, 03 April 2020 rangkaian kegiatan Aksi Kemanusiaan Lawan Covid-19 dimulai dengan pelepasan oleh senior GMNI UM di depan pintu masuk Jl. Semarang, Universitas Negeri Malang.

Selanjutnya dengan menggunakan 4 buah mobil dan sepeda motor, puluhan panitia Aksi Kemanusiaan Lawan Covid-19 mulai membagikan paket sembako dan alat kesehatan kepada mahasiswa bidikmisi UM yang masih di Malang dengan mendatangi kos/kontrakan mereka masing-masing.

Dalam penyaluran bantuan ini, tim dibagi per cluster berdasarkan kecamatan mahasiswa berada (Sukun, Klojen, Lowokwaru dsb).

Setelah pembagian kepada mahasiswa bidikmisi Universitas Negeri Malang, rangkaian acara dilanjutkan dengan membagikan paket sembako dan alat kesehatan kepada pejuang ekonomi bawah (tukang ojek, tukang becak, pedagang keliling) di sekitaran Kampus Universitas Negeri Malang, Jalan Galunggung, Sekitaran Pasar Mergan hingga Pasar Besar.

Diharapkan dengan adanya Aksi Kemanusiaan Lawan Covid-19 yang diinisiasi oleh Keluarga Besar GMNI Universitas Negeri Malang ini bisa sedikit meringankan beban kawan-kawan baik mahasiswa maupun pejuang ekonomi kecil yang masih belum bisa kembali ke kampung halaman, serta mencukupi kebutuhan pangan dan kesehatan mereka selama adanya pandemi ini. (hum/had)