Hadang Laju Covid, Penyedia Ojol Ini Jalankan Vaksinasi Masal

Foto: Vaksinasi driver Gojek. (ist)

BACAMALANG.COM – Percepatan Vaksinasi membutuhkan dukungan berbagai pihak agar segera tercipta herd Immunity Virus Covid-19. Salah satunya Gojek (penyedia ojek online) dengan melaksanakan vaksinasi bagi mitra driver roda dua (GoRide) dan roda empat (GoCar).

“Sejak awal Kami proaktif menghadang laju Covid dengan terlibat dalam program percepatan vaksinasi COVID-19 bersama Pemerintah di berbagai daerah di Indonesia,” tegas Head Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra Boy Arno baru-baru ini.

Ia menjelaskan bahwa keamanan, keselamatan dan kenyamanan layanan menjadi prioritas terlebih kondisi saat ini pandemi Covid-19.

Ia pun mengapresiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dan Kodam V Brawijaya yang telah melakukan program vaksin untuk kali pertama di Kota Malang.

Ia juga berterima kasih kepada RSIA Husada Bunda, Kimia Farma, RS Universitas Brawijaya dan Dinas Kesehatan Kota Batu serta Puskesmas Junrejo Batu yang telah mendukung secara penuh.

Dijelaskannya, pihaknya berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak dengan menjadwalkan secara bergilir agar protokol kesehatan dapat tetap terjaga dengan baik dan operasional di lapangan juga tidak terganggu.

Dikatakannya, vaksinasi merupakan kelanjutan dari rangkaian inisiatif Gojek untuk memastikan keamanan layanan bagi mitra driver, pelanggan, dan masyarakat pada umumnya.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap yang dibagi beberapa hari dan dilaksanakan di sejumlah tempat terpisah. Tercatat beberapa pihak turut berpartisipasi dan bersinergi, seperti Kodam V Brawijaya, bertempat di Graha Sabha Soepraoen – RS Tingkat II dr Soepraoen (RST Soepraoen) pada 2-4 Juni 2021.

RSIA Husada Bunda pada 3, 8 & 10 Juni 2021. Kimia Farma bertempat di Klinik Kimia Farma Bromo Malang pada tanggal 12, 16, 18 & 21 Juni 2021.

Puskesmas Junrejo Batu, di tanggal 3 & 4 Juni 2011 serta RS Universitas Brawijaya, pada tanggal 16, 17, 23 & 24 Juni 2021.

Khusus di Kodam V Brawijaya, bertempat di Graha Sabha Soepraoen – RST Soepraoen dengan mengambil tema ‘Vaksin Aman & Halal – Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kodam V Brawijaya’.

Hadir dalam kegiatan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan Nur Andriansyah – District Head Gojek Malang, Kolonel CKM Djanuar Fitriadi – Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer V Brawijaya, dr Husnul Muarif – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Charly Raya – Head, Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Bali & Nusra, Noviadi Suryadarma – Regional Operations Manager Gojek Malang Raya serta para mitra driver.

APRESIASI BANYAK PIHAK

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif mengungkapkan, pihaknya menyambut gembira upaya percepatan vaksinasi di Kota Malang ini bagi mitra-mitra driver Gojek.

Kerjasama dengan banyak pihak, termasuk dengan Kodam V Brawijaya ini tentunya dapat lebih menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya para driver Gojek mengingat interaksi dengan masyarakat sangat tinggi. “Dengan demikian, masyarakat dapat lebih aman dan nyaman menggunakan layanan ini mengingat banyak drivernya yang telah divaksin,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer V Brawijaya Kolonel CKM Djanuar Fitriadi mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang dan Gojek, baik itu mitra roda dua maupun roda empat.

Pihaknya menargetkan sekitar 4000 pengemudi ojek online di Malang Raya bisa mengikuti program vaksinasi ini dengan menggunakan jenis vaksin Astrazeneca. “Vaksin ini sudah digunakan pada 41 ribu lebih anggota TNI Angkatan Darat dan hingga saat ini terbukti aman,” tegasnya.

Salah satu peserta vaksinasi Covid-19 yang juga mitra driver, Robi Kartiko Setiawan (52) mengaku setelah tahapan vaksinasi ini dirinya bisa kembali mendapat kepercayaan publik. Dirinya sepenuhnya sadar jika pekerjaannya punya daya mobilitas tinggi sehingga rawan tertular dan menularkan virus. ”Saya sangat lega, masyarakat jadi tidak takut-takut lagi. Ini adalah ikhtiar bersama agar Kita semua bisa keluar dari pandemi Covid-19 sehingga kita bisa berkehidupan normal seperti biasanya,” terangnya. (*/had)