Hasil Lebih Optimal, Peternak Sapi Milenial Bantur Ini Ciptakan Kandang Umbaran

Vando di depan kandang Umbaran ciptaannya. (ist)

BACAMALANG.COM – Dinilai bisa lebih memberikan hasil ternak Sapi dengan postur dan berat badan yang opti-maxi (optimal-maximal), seorang peternak milenial Bantur Kabupaten Malang berinovasi menciptakan kandang ternak sistem Umbaran untuk kapasitas besar.

“Nama kandang ini biasanya dinamakan Kandang Umbaran atau kandang koloni. Keunggulan jika menggunakan kandang ini Sapi lebih bebas dan kalau bebas dia lebih nyaman dalam penyerapan nutrisi jadi maksimal,” tegas Peternak Milenial asal Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, Vando Rabu (16/2/2022).

Dikatakannya kandang seperti ini kalau di korporat sudah diterapkan di Greenfield tapi kalau untuk level peternak umum masih belum banyak digunakan.

“Tidak mas sudah banyak kandang umbaran untuk Sapi perah. Tapi untuk kelas PT. Kalau untuk kelas petani saya rasa saya belum pernah tahu ada kandang umbaran Sapi potong,” tandasnya.

Ia mengatakan kandang ini lebih ekonomis. “Pembuatan bahan dan bentuk hampir sama. Saya rasa lebih hemat tidak banyak printilan per ekor. Karena biasanya’ tiap ekor ada sekat,” tuturnya.

Ia menceritakan ide awal munculnya inovasi ini. “Saya sebelumnya trial Sapi diumbar pada kandang berukuran 4 x 5 meter (sempit) untuk 3-4 ekor Sapi. Selama beberapa bulan saya melihat ada perbedaan Sapi yang ditali sama yang tidak pakai tali,” paparnya.

Ia mengatakan sekilas hasilnya lebih bagus yang di kandang Umbaran. “Dari postur dan berat badan bagusan yang diumbar. Makanya saya terinspirasi mbuat kandang umbaran kapasitas lebih besar. Yang jelas Sapi lebih bebas dan kalau pembersihan kotoran lebih mudah juga mas,” ungkapnya.

Meski menelan biaya besar ia tetap tidak mempermasalahkan demi sebuah eksperimen positif untuk kemanfaatan luas. “Biaya bisa sampai ratusan juta rupiah. Untuk produk ternak dijual ada yang satu tahunan ( idul kurban) juga untuk bulanan ada,” urainya.

Untuk kandang Umbaran bisa diisi 6 sampai 10 ekor mas tergantung besar kecilnya sapi Sapi potong. Jenis Sapi yaitu Simental dan Limusin. Dan pengen nyoba Brahman Cross(BX),” jelasnya.

Ia mengungkapkan nantinya teman sesama peternak diharapkan bisa memberikan masukan dan saran untuk perbaikan kandang ini.

“Harapan dengan inovasi ini Kita bisa sharing untuk kandang Sapi potong ini. Kita sharing ke teman-teman untuk sama-sama belajar mengambil sisi positif dengan saling memberikan masukan konstruktif,” pungkasnya. (had)