Humas Ikadin Sambut Positif Peradi Bersatu Kembali ke Marwah Advokat Indonesia

Foto : Nuryanto (kiri) dan Suwito. (ist)

BACAMALANG.COM – Humas Ikadin (Ikatan Advokat Indonesia) menyambut positif Peradi (Persatuan Advokat Indonesia) yang bersatu kembali ke marwah advokat Indonesia.

Hal ini diungkapkan Ketua Bidang Humas Ikadin Malang Suwito Joyonegoro di kantornya, Rabu (26/02/2020).

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik Ketua Umum Peradi yang telah sepakat bersatu. Bersatu untuk kembali ke marwah advokat Indonesia,” tegas Suwito.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC Ikadin) Malang sangat mengapresiasi dan menyambut baik pimpinan Peradi yang telah sepakat bersatu.

Suwito menjelaskan, Ikadin Malang saat ini beranggotakan advokat dari tiga Peradi yang ada di Malang, dan dinilai menjadi salah satu hal yang sangat positif.

Karena, kata pemegang sertifikat SPPA 2018 ini, sejak musyawarah cabang Ikadin Malang untuk memilih ketua dewan pimpinan cabang Ikadin Malang beberapa tahun lalu sudah diserukan semangat bersatu.

Semangat untuk bersatu lagi itu, kata dia, diwujudkan dengan Ikadin yang secara terbuka beranggotakan tiga Peradi yaitu Peradi Malang, Peradi Malang Raya ( SAI ) serta Peradi ( RBA ).

“Dengan demikian, jika sekarang ini ketiga Peradi telah sepakat bersatu untuk mengembalikan Peradi kepada marwah Advokat Indonesia yang single bar maka kami menerima dengan rasa bersyukur,” ungkap Suwito.

Di tempat yang sama, salah satu anggota Ikadin Nuryanto, S.H., M.H yang berasal dari Peradi Malang Raya Suara Advokat Indonesia ( SAI ) menyambut baik bersatunya Peradi.

“Dengan bersatunya Peradi maka diharapkan tidak hanya untuk kepentingan-kepentingan pihak tertentu disana,” jelasnya.

Para pihak, kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Widyagama Malang ini, yaitu ketua ketiga Peradi di pusat maupun di daerah harus legowo atau menerima dengan ikhlas.

Masing-masing mesti harus ikhlas melepaskan jabatan, serahkan semuanya kepada Musyawarah Nasional Luar Biasa ( Munaslub ) Peradi untuk memilih satu ketua umum.

Nuryanto menambahkan, jika dalam munaslub nanti terpilih dari salah satu ketua umum saat ini atau ketua umum yang baru maka diharapkan tidak ada lagi konflik.

Masih kata Nuryanto, karena selama ini Peradi dimana dia bernaung telah menerapkan pembagian keuangan hasil PKPA, UPA dan Sumpah yaitu 90 % cabang / daerah dan 10 % DPN / pusat. (Had)