Ignasius Jonan Dianugerahi Doktor HC, Begini Tanggapan Alumnus Unair

Caption : Teguh Prihandoko (kemeja putih). Ignasius Jonan (kemeja abu-abu) dalam sebuah kegiatan. (dok FB)

BACAMALANG.COM – Dinilai mempunyai portofolio istimewa saat menjabat di posisi strategis beberapa tahun lalu, Ignasius Jonan dianugerahi gelar Honoris Causa (HC) oleh Universitas Airlangga (Unair), Selasa (23/11/2021).

Alasan pemberian gelar itu karena Jonan memiliki prestasi luar biasa saat menjabat sebagai Dirut PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Menteri Perhubungan, hingga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Terkait hal tersebut, salah satu mantan mahasiswa FEB Universitas Airlangga angkatan tahun 1985, Teguh Prihandoko mengatakan dirinya turut bangga dan memberikan apresiasi. Ignasius Jonan diketahui adalah alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga.

“Saya merasa bangga dan mengapresiasi pak Jonan sebagai alumni FEB untuk mendapatkan HC,” tukas Teguh Prihandoko yang juga Ketua Yayasan BERSIH Surabaya tersebut, Rabu (24/11/2021).

“Dulu suatu ketika, saat itu saya bertemu beliau di rumahnya. Dia ditawari (difasilitasi) teman-temannya untuk bisa meraih HC. Saat itu dia masih menjadi menteri, tapi dia menolak untuk mendapatkan gelar HC. Beliau benar-benar menolak,” imbuh pria mantan Ketua Senat FEB Unair ini.

“Jadi ini suatu hal yang bagus jika manakala sekarang dapat HC pada saat sekarang sudah tidak memegang jabatan. Itu bagus sekali dan merupakan suatu kehormatan,” tuturnya.

Teguh menilai gelar ini pantas untuk Ignasius Jonan mengingat portofolio kepemimpinan kemarin itu. “Karena harus diakui jejak kepemimpinan beliau sewaktu di Dirut PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Menteri Perhubungan, hingga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) cukup amazing,” paparnya.

Ia menilai apa yang dilakukan Jonan memberikan inspirasi bagi negeri dan menjadi trigger sebuah perubahan. “Itu kan cukup memberikan inspirasi dan merupakan suatu roh dari suatu perubahan itu sendiri. Itu menjadi suatu hal yang sangat berarti bagi negara ini. Menjadi sebuah trigger perubahan,” imbuhnya.

Teguh mengatakan jika adanya penganugerahan ini selayaknya menjadi kebanggaan seluruh civitas akademika Unair dan juga semua alumnus. ” Itulah menteri dari Unair yang sudah lama gak ada menterinya dan itu merupakan suatu kehormatan bukan sekedar milik FEB saja tapi milik seluruh civitas akademika Unair dan semua alumni. Kesimpulannya Pak Jonan merupakan salah satu Ksatria Airlangga terbaik,” pungkasnya. (had)