Inspiratif, Legislatif Kota Malang Ini Sukses Berpolitik dan Studi

Foto: Anggota DPRD Kota Malang dari Partai Golkar, Suryadi. (ist)

BACAMALANG.COM – Banyak kisah inspiratif yang layak menjadi motivasi dan dorongan untuk berbuat kebaikan dan meningkatnya kualitas diri. Seperti halnya adanya legislatif Kota Malang yang sukses berpolitik dan menjalankan studi.

“Tanpa itu, tidak akan mungkin bisa meraih apa yang saya inginkan dan mustahil menjadi kenyataan dengan seabrek kesibukan saya,” tutur anggota DPRD Kota Malang dari Partai Golkar, Suryadi.

Suryadi menyelesaikan S-2 disela-sela kesibukannya menjabat Anggota DPRD Kota Malang serta menjabat menjadi Ketua Karang Taruna Kota Malang

Sekilas informasi, Universitas Brawijaya Pasca Sarjana kembali menggelar Wisuda secara Online dan offline.

Ada hal menarik dan moment spesial saat wisuda berlangsung, salah satu Anggota DPRD Komisi D Kota Malang turut Hadir di acara tersebut. Bukan menjadi tamu undangan seperti yang biasanya ia lakukan melainkan menjadi peserta wisuda. Yaitu Suryadi politisi muda dari Partai Golkar.

Selanjutnya Suryadi telah mengikuti prosesi Wisuda Periode VII pada Hari Sabtu tanggal 10 April 2021 pukul 08.00 WIB di Kampus Universitas Brawijaya tahun akademik 2020/2021 Ia sudah resmi bergelar M.M dengan peserta wisudawan-wisudawati sebanyak 987 peserta.

Pria Milenial ramah dan kharismatik ini pun bersyukur bahwa apa yang sudah diraih merupakan perjuangan panjang disertai doa, usaha, istiqomah, ketekunan dan keikhlasan.

Suryadi yang menempuh S-1 nya di IKIP Budi Utomo Malang ia kembali melanjutkan studinya di FIA Magister Manajemen Pendidikan Tinggi Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2016.

Sederet aktivitas kesibukannya rupanya tidak mengganggu saat melakukan kajian dan penelitian kemudian tidak menghentikan niat Suryadi menyelesaikan tesis tepat waktu. Ia menyelesaikan tesis dengan judul MANAJEMEN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN BUDAYA AKADEMIK PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA MENUJU GOOD
UNIVERSITY GOVERNANCE
(Studi di IKIP Budi Utomo Malang).

“Setiap melaksanakan tugas sebisa mungkin saya kerjakan dengan sepenuh hati dan tanpa punya beban. Berusaha selalu update keilmuan dengan memperkaya pembahasan topik yang ditugaskan oleh dosen pembimbing dan penguji,” urainya.

Ketika ditanya apakah ada target khusus dan tuntutan jabatan dalam meraih magister S2 tersebut Suryadi menerangkan bahwa di era kompetitif dan era digitalisasi saat ini dituntut untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang lebih.

Terutama dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kecakapan diri haruslah komplit, mampu merespont keadaan dan mampu beradaptif dengan kondisi zaman saat ini. Karena hal tersebut harus dimiliki oleh individu manusia sebagai bekal dalam melangkah, apakah dia itu sebagai Pejabat atau Karyawan, staf, ASN maupun masyarakat pada umumnya.

“Kita coba lihat umur tidak menjadi halangan untuk belajar melanjutkan studi pendidikan menurut kompetensi bidangnya. Saya ingin mengikhtiarkan diri bahwa usaha kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dalam meningkatkan pendidikan menjadi syarat mutlak bersaing dalam ide dan gagasan serta kecakapan di era mileneal saat saat ini,” paparnya.

Politisi muda tersebut juga mengungkapkan bahwa menjalani pendidikan sambil mengabdi kepada masyarakat menjadi perjuangan tersendiri baginya dan unik serta justru memacu motivasi tersendiri.

Bersyukur Didoakan Orang

Ia juga menuturkan setiap turun ke lapangan bertemu masyarakat ia kerap didoakan banyak orang sehingga ia meyakini kunci sukses seorang manusia didasarkan pada adanya niat, punya kesempatan dan punya kesiapan dengan keikhlasan melakukan ibadah dan do’a serta didoakan oleh banyak orang yang dipanjatkan kepada Allah SWT. ” Alhamdulillah saya sering didoakan orang yang saya temui saat giat di lapangan,” jelasnya.

Kesibukan pria yang juga ketua Karang Taruna tersebut mengarahkan ia untuk fokus menyelesaikan studi tepat waktu. Dimana saat ini Suryadi mengabdikan dirinya sebagai anggota legislatif di Kota Malang.

“Harapan saya di masa mendatang adalah mendapat kesempatan untuk menempuh studi selanjutnya di luar negeri dan tidak pernah berhenti untuk mengabdi terhadap masyarakat dimanapun dan kapanpun,” pungkasnya. (*/had)