Jadi Pilot Program, Ikawiga Gelar Pelatihan Usaha Laundry Gandeng Smart Link

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama Malang, Dr. Ana Sopanah, SE, M.Si., Ak., CA., CMA. (ist)

BACAMALANG.COM – Menjadi pionir (Pilot Program/ Program Percontohan) yang akan digelar berkelanjutan, Ikatan Alumni Universitas Widyagama (Ikawiga) Malang menggelar Pelatihan Usaha Laundry bersinergi dengan Smart link pada Sabtu (18/6/2022) di Hotel Atria Malang.

“Kami berterima kasih atas bantuan Bank Mandiri lewat CSR bersinergi dengan Kami mengadakan kegiatan ini. Ini sebagai salah satu bentuk implementasi Pengabdian Masyarakat yang berorientasi pada pelayanan masyarakat dan penerapan ilmu pengetahuan teknologi dan seni terutama dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat dan memajukan kesejahteraan bangsa,” tegas Ketua Ikawiga Malang dan Ketua Penyelenggara H. Moh. Supriyadi ST,. MT.

“Kami selaku penyelenggara workshop (Ikawiga) ini memiliki rasa kepuasan tersendiri karena pelatihan ini hadir di tengah kebutuhan masyarakat. Pelatihan perdana yang dilakukan secara nasional, dihadiri oleh audiens dari berbagai daerah, Malang Raya, Blitar, Kediri, Tulungagung, Jember, Lumajang dan lain-lain,” tuturnya.

Sekilas info, pertumbuhan penduduk disertai dengan demand akan gaya hidup yang serba cepat dan efisien di tengah kesibukan masyarakat sehari-hari, membuka peluang besar untuk usaha laundry.

Usaha jasa mencuci pakaian ini terbukti bukan cuma peluang usaha yang musiman. Kemunculannya bahkan semakin menjamur, tidak hanya di daerah perkotaan, tetapi juga di pemukiman padat penduduk yang terletak di pinggiran kota.

Semakin padatnya aktivitas masyarakat yang menjadikan mereka lebih membutuhkan jasa mencuci membuat usaha laundry ini terus berkembang.

Bagi orang-orang dengan tingkat kesibukan yang tinggi, mencuci pakaian bisa menjadi persoalan tersendiri, karena membutuhkan waktu untuk proses mencuci, menjemur dan menyetrika yang sangat menguras tenaga.

Mereka tidak punya cukup waktu untuk mengurus tumpukan pakaian kotor mereka, sehingga perlu bantuan untuk menjadikannya kembali rapi, wangi, dan siap dipakai tanpa harus repot.

“Pelatihan dan edukasi dalam workshop kali ini merupakan transfer knowledge yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Dalam terselenggaranya workshop ini harapan saya smart forum ini bisa Kita implementasikan ke semua pelatihan di seluruh indonesia,” sambungnya.

Smart Forum ini dilaksanakan, Sabtu, (18/06/2022) dibalut dengan tajuk : Pelatihan dan Edukasi Aplikasi Manajemen Laundry Smartlink.

Hadir menjadi Pembicara diantaranya, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Ana Sopanah, SE, M.Si., Ak., CA., CMA, selain itu juga Ketua Program Studi (Kaprodi) Fakultas Hukum, Zulkarnain, SH., dan Ketua Ikawiga H. Moh. Supriyadi, ST., MT serta pihak ketiga Marketing Smartlink.id, Elvira Apriani. Sedangkan audiens hadir sekaligus sebagai peserta sebanyak 50 wirausahawan laundry.

Sementara itu, Dr. Ana Sopanah, SE, M.Si., Ak., CA., CMA pemateri pertama memaparkan prospek bisnis laundry. “Laundry menjadi usaha yang sangat menjanjikan. Jangan menganggap remeh laundry. Banyak perusahaan besar di Indonesia yang ternyata memiliki usaha laundry,” tandasnya.

Ia memaparkan poin penting sebelum memulai bisnis. Seorang pengusaha haruslah membangun jiwa sebagai pengusaha sukses. Dimana seorang pengusaha dibutuhkan jiwa yang inovatif dan pantang menyerah.

“Sebelum menjadi pengusaha, Kita harus membangun kiat sebagai sosok pengusaha sukses. Pengusaha sukses adalah pengusaha yang selalu punya ide untuk mengembangkan dirinya dengan kreativitas dan inovasi. Kreatif dari belum ada menjadi ada. Inovasi dari ada dikembangkan menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Pemateri kedua Elvira Apriani, mengupas tentang aplikasi manajemen laundry smartlink. “Smartlink hadir untuk membantu pengusaha laundry dalam menyelesaikan masalah operasional laundry,” tegasnya.

Sebagai penutup Kaprodi FH Universitas Widyagama Malang, memaparkan materi legalitas usaha, yaitu membantu para pengusaha laundry dalam mengoperasikan bisnisnya secara hukum.

“Hendaknya para wirausaha laundry pada era digitalisasi harus siap memanfaatkan kemajuan teknologi serta dapat bersaing secara mandiri dan tetap menjaga eksistensi,” pungkasnya.

Diharapkan dalam kegiatan pelatihan dengan peserta dari pengusaha laundry yang sudah mapan dan pemula serta didanai CSR Bank Mandiri ini dan disupport oleh Projo dapat berjalan berkelanjutan untuk turut membangkitkan perekonomian nasional pasca kebangkitan dari pandemi Covid-19. (*/had)