Jatim Disebut Mendagri Jadi Percontohan Penerapan PPKM

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M.Tito Karnavian. (Foto: ist)

BACAMALANG.COM – Sosialisasi penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) ataupun tokoh masyarakat seperti di Jawa Timur, dapat dijadikan model percontohan dan direplikasi di daerah lainnya. Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M.Tito Karnavian saat mengimbau para kepala daerah agar memasifkan sosialisasi PPKM Darurat, Kamis (8/7/2021).

“Upaya persuasif, sosialisasi seperti disampaikan Kapolda Jawa Timur dengan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan lainnya, mungkin bisa direplikasi untuk kabupaten/kota melakukan hal yang sama dengan tokoh-tokoh masyarakat,” terang Tito.

Dalam kesempatan ini pula, Mendagri menekankan pentingnya kehadiran kepala daerah untuk mau turun ke lapangan dalam melakukan pengecekan jalannya PPKM darurat sebagai upaya mengindentifikasi secara langsung mobilitas masyarakat di berbagai sektor.

“Semua kepala daerah turun, ini yang dipesankan oleh bapak presiden pada saat ratas (rapat terbatas), yaitu kehadiran kepala daerah di lapangan. Selain itu, perlu adanya kekompakan kepala daerah bersama forkopimda,” tandas mantan Kapolri ini.

Selain itu, pihaknya juga berpesan agar kepala daerah segera merealisasikan bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing.

Dengan begitu, Mendagri  berharap masyarakat yang membutuhkan bantuan segera mendapatkan haknya melalui penyaluran bansos sebagai dukungan bantuan dari pemerintah daerah. (*/yog)