Jelang Pilkades Serentak Kota Batu, Waspadai Praktik Politik Uang

M. Anwar (paling kanan, pakai batik) bersama Petani Kopi. (ist)

BACAMALANG.COM – Jelang pelaksanaan Pilkades Serentak pada Agustus 2022 mendatang, suhu politik Kota Batu menghangat, dan Pegiat Komunitas M. Anwar meminta semua pihak mewaspadai adanya praktik politik uang.

“Bagi-bagi uang kepada calon pemilih menjelang Pilkades masih dianggap biasa dan tidak melanggar hukum. Bahkan sebagian masyarakat merasa bersyukur mendapatkan uang dalam amplop karena lumayan bisa digunakan buat beli kebutuhan, meskipun jumlahnya kadang tidak seberapa. Padahal praktek ini secara terang-terangan melanggar hukum dan norma berdemokrasi,” tandas Pegiat Komunitas Kota Batu, M. Anwar, Jumat (17/6/2022).

Dikatakannya, ada banyak faktor mengapa praktek jorok tersebut masih mengakar di masyarakat. Diantaranya seperti adanya persaingan antar calon yang kurang sehat, masyarakat yang kurang cerdas, masyarakat yang belum sejahtera, dan iming-iming dana desa yang cukup menggiurkan dan lain-lain.

Dampak negatifnya sangat jelas, selain merugikan masyarakat juga merugikan kandidat yang melakukan. Bagi kandidat yang melakukan politik uang ini tentu saja akan mencoreng nama baiknya sendiri karena jika terbukti melakukan, Dia akan tercatat sebagai kandidat yang melakukan praktek haram.

“Sedangkan bagi masyarakat, politik uang ini melatih dan membiasakan masyarakat untuk bertindak curang.
Jika pelakunya terpilih, bisa saja dia melakukan penyalahgunaan jabatan dan akan terlibat kasus korupsi karena Ia menjabat tidak sesuai dengan kapasitas dan ahli di bidangnya,” tandasnya.

Ia memaparkan kerugian akibat money politics. “Dan konsekuensi besarnya Desa akan rugi, karena Desa menjadi tidak berkembang serta jurang konflik antar warga semakin dalam,” pungkasnya.

Sekilas info, Pemkot Batu melaksanakan Pilkades serentak di
lima desa (Desa Sumberbrantas, Sumbergondo, Bulukerto, Pandanrejo dan Pesanggrahan) Agustus 2022 depan.

Disiapkan dana Pilkades serentak Rp 850 juta, naik dari sebelumnya Rp 490 juta. Pelaksanaan dimulai 4 – 31 Mei 2022. Untuk kampanye dimulai 16 -18 Juli 2022, masa tenang 21- 23 Juli 2022. Dan pemungutan suara 24 Juli 2022 serta penetapan 25 Juli 2022.(had)