Kampanye Pariwisata Bangkit dengan Gowes dari Malang ke Bali

Foto: Race Flag dilakukan oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni di depan The Shalimar Boutique Hotel Malang. (why)

BACAMALANG.COM – Kampanye “Pariwisata Bangkit” dengan gowes dari Malang hingga ke Pulau Bali, dimulai hari ini (7/2/2021). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap sektor pariwisata dengan menggalakkan insan pariwisata di tengah pandemi.

Kampanye ini akan berlangsung selama 7 hari, mulai tanggal 7 hingga 13 Februari 2021. Sementara puncak event akan berlangsung pada tanggal 25 sampai 28 maret 2021 mendatang.

“Jadi Saya akan gowes mengeksplore tempat wisata yang ada Jawa Timur dan juga Bali. Dimulai dari Malang, besok kita ada di Surabaya, lalu lusa ada di Bondowoso. Setelah itu menuju Banyuwangi, dan terakhir ada di Bali,” ujar Project Director Gowesata, Hendri Wijaya.

Acara pelepasan Gowes Campaign ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Malang Agoes Basoeki, Ketua Malang Travel Community Samsul, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPC Malang Raya Wulan Plankton, Ketua Batu Professional Tourism Association Satrio Budi Santoso, Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), hingga perwakilan pihak sponsor.

Rute penjelajahan di Kota Malang sendiri dimulai dari The shalimar Boutiqe Hotel – Ijen Boulevard – Kawi – Alun alun Kota – Brantas – Kampung warna warni – Tugu Kota Malang – Stasiun Kota Malang. “Sebelum-sebelumnya, dari bulan lalu, Saya sudah siapin fisik, Saya juga latihan cukup berat juga, bersepeda, lari, angkat beban juga, jadi sebelumnya sudah persiapan juga,” terang Hendri.

Sementara itu, Ida Ayu Made Wahyuni sangat mengapresiasi kegiatan ini karena Kota Malang menjadi start event kampanye “Pariwisata Bangkit”. Selain itu, Gowesata ini juga diharapkan bisa menarik wisatawan ke Kota Malang dan bisa diadakan lagi pada tahun depan.

“Kegiatan yang menggabungkan antara olahraga dan wisata seperti sport tourism ini memang perlu kita dukung dan kita kembangkan kedepan untuk lebih banyak lagi dilakukan kegiatan kegiatan serupa,” tuturnya.

“Jika kita ingin sehat secara fisik atau jasmani, maka kita harus berolahraga, tapi ketika kita ingin sehat secara rohani, kita harus berwisata, imbuh Ibunda dari presenter Ida Ayu Wadanthi Purnama Dewi ini. (why/yga)