Kapolres Malang Meninjau Kesiapan Relawan Vaksin STIKES Kepanjen

Caption : Kapolres Malang bersama Ketua STIKES Kepanjen. (ist)

BACAMALANG.COM – Upaya mengatasi pandemi Covid-19 masih terus digalakkan secara serentak dan berkesinambungan.

Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung. Program vaksinasi sebagai upaya percepatan untuk mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity).

Dalam rangka percepatan serbuan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah wilayah Kabupaten Malang Polres Malang menggandeng STIKES Kepanjen turut serta dalam pengambilan langkah dalam melindungi masyarakat dari ancaman pandemi Covid-19 dan demi tercapainya kekebalan komunitas atau herd immunity.

STIKES Kepanjen berkontribusi dalam program vaksinasi di Kabupaten Malang bersama dengan Polres Malang. Selasa, 21/09/2021 STIKES Kepanjen menerima kunjungan dari Kapolres Malang.

Dalam kunjungannya beliau juga melakukan peninjauan kesiapan tim Vaksinator dari STIKES Kepanjen.

Diharapkan Kolaborasi antara STIKES Kepanjen dan Polres Malang dapat mempercepat kegiatan Vaksinasi untuk Masyarakat Kabupaten Malang.

“STIKES Kepanjen siap dalam berkontribusi dalam kegiatan vaksinasi bersama dengan polres Malang, kami sudah menyiapkan batch pertama sebanyak 75 mahasiswa yang telah melakukan kegiatan program vaksinasi bersama dengan polres di wilayah Kabupaten Malang, karena serbuan program vaksinasi di Kabupaten Malang yang semakin banyak kami sudah menyiapkan mahasiswa kami sejumlah 123 mahasiswa dalam batch 2 sudah kami lakukan sosialisasi internal pemberian gambaran vaksin, dan untuk batch 3 sampai dengan Bulan Desember,” tegas Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dr. Riza Fikriana S.Kep.,Ns.,M.Kep.

“Kami sedang melakukan pendataan ulang untuk dapat juga dimasukkan ke dalam program vaksinasi tersebut total berkisar 200 an mahasiswa dalam batch 2 dan 3, terkait sebagai petugas vaksinator kami sudah menyiapkan 15 dosen kami yang memiliki legalitas STR, kami siap mendukung upaya percepatan program vaksinasi ini sebagai langkah untuk mewujudkan merdeka belajar,” tukasnya.

Dalam kegiatan peninjauan kesiapan relawan vaksin tersebut diikuti secara blended offline dan online oleh 40 mahasiswa yang berada di STIKES Kepanjen dan 160 mahasiswa secara online melalui zoom.

Sebanyak 40 mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang sedang melakukan pemantapan skill lab di mini Hospital STIKES Kepanjen mulai dari praktik kompetensi cara berkomunikasi, pemeriksaan dasar dan kemampuan pemanfaatan IT. (*/had)