Kapolresta Malang Kota Dukung Penuh Adanya UKW PWI Malang Raya

Foto: Pembukaan UKW PWI Malang Raya. (ist)

BACAMALANG.COM – Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyatakan kesiapannya untuk mendukung pehuh PWI Malang Raya dalam menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Desember 2021 mendatang.  Hal ini disampaikan saat membuka UKW yang digelar PWI Malang Raya di Kampus IBU Malang, Sabtu (18/9). 

“Demi meningkatkan kompetensi wartawan memang harus ada UKW. Kami siap mendukung dan bekerja sama jika  PWI Malang Raya akan menggelar UKW pada Desember 2021 nanti,” kata Budi. 

Budi menjelaskan, bahwa dalam mengikuti UKW diyakini tidak mudah, dia berharap agar Wartawan yang hendak mengikuti UKW menyiapkan bekal yang cukup. 

Menurutnya, bekal itu harus dilakukan dengan banyak membaca dan  menggali informasi. Selain itu, ia juga membuka diri menjadi salah satu jejaring narasumber yang harus dihubungi ketika ujian. 

Kapolres mengakui, profesi jurnalis merupakan partner kerja yang  juga berfungsi sebagai pengontrol kinerja Kepolisian, khususnya di Polresta Malang.

“Menilik begitu pentingnya peran wartawan, maka jika diijinkan, bersama PWI Malang Raya, kita akan menggelar UKW Desember mendatang,” imbuh Budi.

UKW nanti merupakan sinergitas tiga unsur sekaligus, yakni Kepolisian, PWI dan akademis. Ini juga sebagai penghormatan untuk jurnalis, dan sebagai apresiasi jalinan hubungan yang sangat baik dengan Polresta Malang. 

Budi menegaskan, salah satu fungsi wartawan ialah sebagai pengontrol lembaga negara. Termasuk dirinya yang bertugas membina anggota kepolisian dan pelayan masyarakat dalam sisi keamanan, perlu pula dikontrol. 

“Apa yang kami lakukan sudah sesuaikah dengan tupoksi Polri dalam UU No 2 tahun 2002,” beber Kapolres.

Pada kesempatan itu, Ketua PWI Pusat, Joko Tetuko menjelaskan, bahwa UKW ini merupakan angkatan ke 546. Dari sejumlah ujian tersebut, tercatat 13.932 wartawan yang telah lulus kompeten. Di Jatim sendiri telah menggelar 33 kali ujian, dengan jumlah 1.310 jurnalis yang telah kompeten. 

“Pesan dari Ketua PWI Pusat, dalam UKW ini diujikan mengenai kesadaran, ketrampilan, keilmuan yang harus benar-benar kompeten dengan pengetahuan yang terus diasah,” katanya.

Dikatakan, wartawan sampai detik ini menjadi salah satu pilar demokrasi. Pasalnya, lewat kerja kulih tinta ini, terus menyuarakan kebenaran di kehidupan berbangsa.

“Dua tahun sudah kita melewati pandemi. Namun bagian anak bangsa yang tidak pernah mengeluh, tidak pernah turun ke jalan, berita positif masih membanjiri komunika media. Itu semua berkat kerja wartawan,” ujar Joko.

Joko Tetuko berharap, apa yang selama ini dikerjakan oleh para awak media ini dapat menjadi sumbangsi wartawan dalam membangun negara, bangsa, serta agama.

“Menurut Ketua PWI Pusat, PWI Malang Raya ini selalu menjadi rujukan nasional. Terutama dalam hal giat Safari Jurnalistiknya, ataupun penelitian,” tuturnya.

Sementara itu Ketua PWI Malang Raya, Ir Cahyono, mengungkapkan, dalam periode kepengerusannya ia akan terus berikhtiar menggelar UKW. Termasuk ujian kali ini dan rencana Desember nanti. Menurutnya, kemungkinan baru pertama di Indonesia, Polri dalam hal ini Kapolres Malang bersama pihaknya menggelar UKW.

“Saya mohon maaf jika ada yang kurang dalam menyediakan fasilitas ujian. Dengan anggaran yang terbatas, saya berupaya menyediakan konsunsumsi, dengan harapan, peserta tinggal konsentrasi ujian,” ungkap Ketua PWI Malang Raya ini. (Lis/red)