Kasus Jual Beli Hotel : Penangguhan Penahanan Oknum Notaris DI Dikabulkan Majelis Hakim

Sidang kasus dugaan penipuan jual beli hotel di PN Kota Malang. (him)

BACAMALANG.COM – Terdakwa oknum notaris DI yang terlibat kasus dugaan penipuan jual beli hotel, akhirnya bisa bernafas lega. Hal ini setelah permohonan pengajuan penangguhan penahanan yang diajukan kuasa hukumnya, dikabulkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Malang.

Penangguhan penahanan tersebut,  dibenarkan oleh Humas Pengadilan Negeri Malang Djuanto S H di Pengadilan Negeri Kota Malang usai sidang, Selasa (15/03/2022).

“Memang benar, permohonan pengajuan terdakwa seperti  yang  disampaikan oleh panitera pengganti, yang hari ini telah dibacakan penetapan tentang dikabulkannya pengajuan penangguhan penahanan terdakwa,” jelas Djuanto.

Masih keterangan Juanto, atas dikabulkannya penangguhan penahanan tersebut, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) tinggal melaksanakan penetapan pengadilan.

Sementara itu, terkait sidang dengan agenda keterangan saksi pelapor dalam sidang lanjutan, terpaksa ditunda hari Senin (21/03/2022) mendatang. Hal ini disebabkan, saksi pelapor tidak bisa hadir di persidangan.

Ketua tim kuasa hukum terdakwa, Doktor Solehuddin, mengucapkan berterima kasih kepada majelis hakim yang telah mengabulkan permohobannya.

“Kami berterima kasih kepada majelis hakim karena telah dengan teliti dan mengabulkan penangguhan penahanan klien kami, dikarenakan sakit,” urainya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Malang, Eko Budisusanto SH mengatakan, pihaknya siap melaksanakan penetapan pengadilan atas penangguhan penahanan terhadap DI.

“Kami selaku jaksa penuntut umum, siap melaksanakan penetapan majelis hakim. Dan pada hari ini, terdakwa I kami keluarkan dari tahanan,” ujarnya. (him)