Katrol Produktivitas Petani Bawang, Diciptakan Growth Lamp Tenaga Surya

Tim perancang Growth Lamp Tenaga Surya. (ist)

BACAMALANG.COM – Selama ini Petani Bawang Indonesia mengalami berbagai problem yang berdampak pada kehidupan ekonomi mereka.

Namun Petani Bawang patut bersyukur karena saat ini telah diciptakan Growth Lamp tenaga surga. Yaitu tidak lain berupa lampu pertumbuhan tanaman yang merupakan sistem pencahayaan buatan dihasilkan oleh sumber lampu LED dari energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya untuk diterapkan pada jenis tanaman berhari panjang (Long Day Plant).

“Pertanian tercatat sebagai salah satu sektor yang secara konsisten berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi terutama selama masa pandemi COVID-19,” tegas Direktur UBTECh, Eka Maulana, Senin (24/1/2022).

Ia mengatakan, menurut Kepala Badan Margo Yuwono bahwasanya pada Triwulan III/2021 ini sektor pertanian tumbuh 1,35%. Secara ekonomi, 66,42% PDB berasal dari industry, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambahan. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh positif 3,51% secara year on year.

Namun ironisnya, di sisi lain Badan Pusat Statistik mempublikasikan bahwa impor Bawang Merah Indonesia mencapai US$ 1,36 juta pada tahun 2020.

Jumlah itu meningkat sekitar 148,9% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebesar US$ 545 ribu. Adanya peningkatan impor Bawang Merah tentu saja meresahkan para petani dalam penjualan Bawang Merah di pasar.

Salah satu permasalahan Bawang terletak pada permasalahan pertumbuhan. Padahal pertumbuhan Bawang menjadi nilai yang bisa membantu meningkatkan produktivitas.

“Meneropong permasalahan Bawang di Indonesia serta melihat adanya peluang untuk membantu permasalahan pertumbuhan tanaman maka UB-Tech Universitas Brawijaya Malang menciptakan alat Growth Lamp Tenaga Surya,” tuturnya.

Untuk pertama kalinya pemasangan Growth Lamp dilakukan di Kelompok Tani Argoayuningtani, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Pada Kelompok Tani Argoayuningtani dipasang 4 alat Growth Lamp untuk membantu peningkatkan produktivitas dan kuantitas Bawang. Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali dengan ketinggian 1564 DPL membutuhkan waktu tambahan saat tidak ada sinar Matahari di kondisi malam hari.

“Growth Lamp ini dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman berhari panjang selain Bawang Merah yaitu Bawang Putih, Kentang, Wortel maupun jenis tanaman buah lainnya. Alat ini dapat memberikan waktu tambahan 3-4 jam per hari setelah matahari terbenam,” pungkasnya. (had)