Kebijakan Pemadaman Lampu Jalan Bikin Netizen Geram

Ilustrasi penerangan jalan umum (shutterstock)

BACAMALANG.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat telah berjalan. Ada salah satu kebijakan yang membuat geram netizen.

Kebijakan itu berkaitan dengan pemadaman penerangan jalan umum alias PJU ketika malam hari. Tidak sedikit dari netizen yang kontra dengan kebijakan tersebut.

Seperti diketahui, Kota dan Kabupaten Malang memilih menerapkan kebijakan memadamkan lampu jalan ketika memasuki pukul 20.00 WIB. Pemadaman lampu penerangan jalan dinilai efektif mengurangi mobilitas masyarakat demi menekan angka Covid-19.

Hasilnya, pada hari pertama penerapan PPKM Darurat, beberapa ruas jalan di Kota dan Kabupaten Malang gelap gulita.

Kebijakan ini kemudian mendapat berbagai cibiran para netizen. Beberapa grup di media sosial Facebook ramai membahas kebijakan tersebut. Salah satunya di grup Facebook ‘Arek Kepanjen’.

“Iki PPKM model opo kok lampu penerangan pdo dipateni kbh….kyok e ndunyone wes gk bersahabat…,” tulis akun Bang Edy Warkop dalam grup ‘Arek Kepanjen‘ seperti dikutip bacamalang, Minggu (4/7/2021).

Unggahan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari para netizen lainnya.

“Lampu jalan dipateni, malah bahaya, lek terjadi kecelakaan
perkoro ganok penerangan jalan.
Saking sek dorong ono kejadian..

Wes ndungo sing apik ae lur,” tulis akun Aan.

Selain khawatir akan terjadinya kecelakaan lalu lintas, masyarakat juga takut kejahatan jalanan makin merajalela akibat kebijakan pemadaman itu.

“Lek nggae aturan gak dipikir mateng2 yo ngene iki corona gk berkurang hanya karena peteng, kejahatan jalanan seng merajalela malahan,” tulis netizen lain, Setya Budi. (mid/red)