Kemendag Akan Tindak Tegas Pihak Yang Bikin Macet Distribusi Minyak Goreng

Mendag RI Muhammad Lutfi, saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama dinas yang menangani bidang perdagangan di Provinsi Sumatera Barat. (Eko)

BACAMALANG.COM – Kementerian Perdagangan (Kemndang) RI memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran pendistribusian migor, agar harganya sesuai dengan ketentuan harga eceran tertinggi HET yang ditetapkan Pemerintah.

“Kemendag RI akan menindak tegas eksportir migor yang tidak menyuplai pasar dalam negeri dengan tidak menerbitkan izin ekspor. Selain itu, jika ada penimbun migor Kemendag RI akan menindak dengan tegas secara hukum,” tegas Mendag RI Lutfi.

Jumat (25/2/2022), Lutfi memastikan kelancaran distribusi pasokan minyak goreng (migor) di Sumatera Barat yang terdistribusi dan surplus hingga 3,3 juta liter dari kebutuhan.   

“Pasokan migor di Sumbar dalam kondisi hijau, artinya cukup dan surplus. Dalam sepuluh hari terakhir, kebutuhan migor tercatat sebesar 2,2 juta liter sementara realisasi pasokannya sebesar 5,3 juta liter, jadi terdapat surplus sebesar 3,1 juta liter,” terangnya.

Ia pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumbar, karena mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan migor. Diharapkan pula, juga ikut mengawasi distributor agar masyarakat dapat merasakan ketenangan menjelang puasa dan Idul Fitri tahun ini.  

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Sumatra Barat karena mampu menjaga kestabilan dan ketersediaan migor. Diharapkan kordinasi terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi bapok, khususnya migor agar harga tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam lawatannya ke Padang ini, Lutfi juga meninjau Pasar Raya dan Pasar Lubuk Buaya pada Jumat (25/4/2022). “Kondisi di pasar tidak sesuai dengan keadaan di lapangan secara keseluruhan. Artinya, terjadi kemacetan distribusi migor. Saya meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Padang untuk segera membenahinya. Kemendag juga akan menghubungi distributor dan produsen utama di Padang untuk memperbaiki jalur distribusi agar harga sesuai dengan ketentuan,” jelas Mendag RI Lutfi.

Sebelumnya, pada Kamis (24/2/2022), Mendag RI Lutfi juga memimpin rakor dan memantau Pasar Pasir Gintung di Bandar Lampung, Lampung. Selanjutnya, pada Jumat (25/2/2022) Mendag RI Lutfi bertolak ke Jambi dan memimpin rakor serupa serta memantau pasar rakyat untuk memastikan kelancaran distribusi migor, khususnya di Sumatera.

Berdasarkan pantauan, harga beras berkisar Rp 11.500—13.500/kg, gula pasir Rp 13.500/kg, migor curah Rp 15.000/kg, migor premium Rp 15.000/liter, terigu Rp 10.000/kg, daging sapi Rp 120.000/kg, telur ayam Rp 26.000/kg, cabai merah keriting Rp 38.000/kg, cabai rawit Rp 28.000/kg, bawang merah Rp 28.000/kg, bawang putih Rp 23.000/kg, serta tempe Rp 12.500/kg. (Eko)