Kisah Inspiratif Musisi Kota Batu, Sukses Bisnis Kuliner Kala Pandemi

Caption : BJ Ishokuichi. (ist)

BACAMALANG.COM – Cerita tentang musisi Kota Batu yang satu ini memang menarik disimak, karena sukses menjalani usaha sampingan (kuliner) kala pandemi menyerang. Ia adalah BJ, salah satu personil grup band Isokuichi.

“Adanya pandemi berpengaruh pada sumber nafkah. Pandemi sangat mempengaruhi roda ekonomi. Khususnya seniman, musisi, pelaku seni, karena banyak regulasi yang menyulitkan & bertentangan dengan kegiatan yang bisa dilakukan seniman,” tutur BJ Ishokuichi, Selasa (10/3/2021).

BJ panggilan akrabnya mengatakan, selama pandemi kalau untuk berkegiatan tetap jalan dengan live streaming. Tapi kalau menambah penghasilan dengan usaha kuliner kecil-kecilan yang bisa memutar roda ekonomi tiap harinya.

Ia menjadi musisi sejak tahun :2005 dengan Genre atau aliran Rock. Ia adalah alumnus SMK Pariwisata Kota Batu. Ia mempunyai grup band ISHOKUICHI Band.

“Satu album pertama Kami yang bertitle Impian Baru resmi Kita launching di tahun 2014 dengan cetak fisik dan alhmdulillah direspon dengan baik di pasar penikmat musik indie khususnya genre Rock. Tahun 2019 Kita mengeluarkan single TAK ADA CELAH dengan formasi baru dan bisa dinikmati di digital store,” jelasnya.

Untuk melihat kiprah BJ Ishokuichi bisa diintip di : FB-bj ishokuichi, IG-bj ishokuichi dan Youtube ishokuichi official. Ia kini menetap di Perum Puri Indah Blok H 1 Kota Batu.

“Harapan ke depan semakin banyaknya wadah buat seniman, musisi untuk berekspresi dan dipermudahkan perijinan untuk berkegiatan,” jelasnya.

Es Teler Durian

Selain bermusik, Ia membuka usaha es Teler Durian dan Pisang Aroma, sejak tahun 2014 dengan alasan memanfaatkan peluang bisnis dengan modal awal usaha Rp 4 juta.

Ia menjual produk di stand kuliner pusat oleh-oleh di Kota Batu dengan
brand MAS BREE87. Adapun target pembeli para wisatawan dan warga Malang Raya. Ia menjelaskan, penjualan juga memakai media online yakni FB/IG.

Ia mengungkapkan, saat pandemi memaksa 2 booth unit usaha miliknya tutup. “Karena Kita berada di area tempat wisata.yang mana saat pandemi banyak tempat wisata yang tutup & sangat terasa imbasnya. Saat puncak pandemi, omset turun bahkan nihil,” paparnya.

Ia menjelaskan, telah berupaya memberdayakan rekan dan teman membantu handel usaha kuliner. “Dua booth Kami memberdayakan rekan dan teman untuk menjadi karyawan/rekan kerja,” imbuhnya.

Ia mempunyai harapan ke depan yang menarik. “Harapan saya Bumi segera sembuh, Semesta segera tersenyum, dan masyarakat bisa berkegiatan seperti semula,” urainya.

Untuk akun bisnis ia mempunyai IG @masbree87. Ia mempunyai dua booth usaha. Yakni di Jalan Diponegoro depan gapura dan Foodcourt Kusuma Waterpark Kota Batu. (had)