Kisah Kesetiaan Lansia, Kakak Berpulang, Adik Berduka Mendalam

Foto : Sang adik sangat bersedih ditinggal kakaknya mangkat. (ist)

BACAMALANG.COM – Mengharukan. Begitulah gambaran singkat potret kisah kesetiaan murni, lansia kakak-beradik : Supiah (96) dan Supii (84) asal Jombang penghuni Griya Lansia Husnul Khatimah di Baran Wajak Kabupaten Malang.

Betapa tidak. Setelah bertahun-tahun sang adik setia menemani dan merawat kakaknya. Akhirnya kakaknya meninggal dan adiknya berduka mendalam.

Demikian postingan di medsos akun milik Griya Lansia Wajak Kabupaten Malang baru-baru ini. Adapun postingan selengkapnya sebagai berikut :

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun

CINTA HINGGA AKHIR HAYAT.

Inilah cinta sejati dua insan setalian darah. Satu cinta antara mbah Supiah (kakak) dan mbah Supii (adik). Dua lansia dari Jombang.

Mbah Supii menjaga kakaknya dengan cinta dan ketulusan. Beliau sangat sayang kepada kakaknya, dalam keterbatasan, beliau kaya hati.

Disaat banyak orang kaya bertengkar dengan sesama saudara, ini ada dua orang miskin yang saling menyayangi.

Pagi ini cintanya mereka terputus secara fisik. Sang kakak tutup usia pagi ini. Tangis harunya pak Supii pecah di kamar 14 Griya Lansia. Pak Supii sedih sejadi-jadinya.

Meski raga akan terpisah, namun cintanya kepada kakak tidak akan lelang dimakan waktu. Mbah Supii pagi ini larut dalam duka, akan melepas pergi kakak tercinta untuk selamanya.

Mbah Supii dan Mbah Supiah sejak awal diplot satu kamar. Sebab beliau sangat perhatian kepada kakak yang kondisinya sudah lemah.

Kawan, mengurus lansia HARUS AKRAB DENGAN PROSES KEMATIAN. Itu yang harus kami sadari.

Pagi ini, lansia binaan kami tutup usia, atas nama : Supiah. Mohon doanya. Semoga Husnul Khatimah, diampuni segala dosa dan diterima seluruh amal baik beliau. Aamiin Allahumma Aamiin

Atas adanya postingan yang mentrenyuhkan kalbu tersebut, beberapa netizen turut memberikan doa.

Zaqiyah Oliviana : Innalillahi wainnailaihi roji’un. Darsih Mamak Syifa : Innalilahi wainnailaihi rojiun. Sri Wigati : Innalillahi wainnailaihi rooji’un, smg Husnul Khotimah. Mai Mune : Inalilahi wainailaihirojiun.. mm. Feraa Ae Wes : Innalillahi wa innaa llaihi Rooji’uun.

POTRET SUPIAH – SUPII

Mbah Supiah dan pak Supii adalah dua bersaudara. Keduanya dirawat di Griya Lansia. Tertakdir berdua hidup terlantar, dieksploitasi orang tidak bertanggung jawab di Kota Jombang. Disuruh mengemis di jalanan kemudian uangnya diminta orang tersebut.

Saat itu, mereka dievakuasi dengan bantuan polsek. Pihak Griya Lansia bersama relawan Jombang Peduli mengevakuasi, daripada terlantar di jalan.

Mbah Supiah (kakak) dan mbah Supii sudah dua bulan di Griya Lansia. Terlantar karena faktor kemiskinan.
Mereka ditempatkan dalam satu kamar.

Mbah Supi’i sangat sayang dengan kakaknya, Supiah. Mbah Supiah sudah pikun 100%, sehingga mbah Supi’i merasa punya tanggung jawab merawat kakaknya.

Supiah berusia 96 tahun, sedangkan Supi’i usia 84 tahun. Selisih sekitar 12 tahun. Tapi Mbah Supii sangat sayang dan cinta ke kakaknya. Sangat perhatian.

Mereka berdua dari Gudo Jombang, sempat dieksploitasi orang yang tidak bertanggung jawab, disuruh mengemis di jalanan. Kemudian uangnya diminta orang tersebut. Sudah dua bulan tinggal di Griya Lansia.

Bagi pembaca yang berminat berbagi bisa disalurkan ke REKENING DONASI: BANK MANDIRI 141 00 1952 870 2 AN. YAYASAN GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH. INFORMASI : 0812 3388 1313. (had)