Komisi II Bakal Panggil PPK Proyek Jembatan Ambrol di Dau

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Darmadi (ist)

BACAMALANG.COM – Komisi II DPRD Kabupaten Malang bakal memanggil pejabat pembuat komitmen atau PPK proyek Jembatan Krajan di Kecamatan Dau yang ambrol beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Darmadi. Darmadi menilai ada yang janggal dalam proses lelang Jembatan Krajan tersebut.

“PPK akan saya panggil sendiri. Nilai pagu-nya kan 700 juta, tapi kenapa penawaran sampai 487 juta kok menang. Kurang masuk akal menurut saya, ada apa sebenarnya?,” katanya, Sabtu (15/2/2020).

Ditegaskannya, Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa sudah jelas menyebutkan bahwa kuasa pengguna anggaran atau KPA dan PPK merupakan pejabat yang membuat perencanaan, rencana anggaran belanja alias RAB serta spesifikasi dalam pekerjaan, sebelum proyek di lelang.

Maka, jika ada persoalan semacam proyek rusak atau gagal, PPK menjadi salah satu yang bertanggung jawab.

“Apa itu salah kontruksi atau salah perencanaan. Kalau itu memang bencana, ya perencananya kan harusnya sudah antisipasi itu. Kita lihat dulu nanti hasilnya gimana,” ungkap pria yang juga menjabat Sekretaris PDI Perjuangan ini.

Lebih jauh, Darmadi menerangkan, pemanggilan sejumlah pihak terkait akan dilakukan juga. Pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Ya nanti akan dipanggil, termasuk Bina Marga yang dipanggil semua yang terkait. Kan ketua (Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, red) sudah kesana,” pungkasnya. (mid/yog)