Kreatif, Ibu-ibu DWP SMAN Candipuro Lumajang Menciptakan Mal Baju Bekas

Mal Baju Bekas diharapkan membawa manfaat maksimal.(ist)

BACAMALANG.COM – Pada awal pasca terjadinya bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, sempat viral berita terjadi penumpukan bantuan sandang (pakaian) yang pada akhirnya tidak terpakai.

Hingga akhirnya tumpukan baju donasi tersebut dibiarkan menumpuk tidak terurus padahal sebenarnya masih bisa dimanfaatkan.

Namun berkat keuletan dan kreativitas ibu-ibu di pengungsian Candipuro, baju donasi tersebut dikelola sedemikian rupa hingga menarik perhatian dan termanfaatkan dengan baik.

Ibu-ibu ini menamakan hasil kreativitas tersebut dengan Mal Baju Bekas. “Posko Pengungsi di SMAN Candipuro, memang butuh sentuhan tangan emak-emak anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN Candipuro, Lumajang, yang memang punya Jiwa Kewirausahaan,” tulis warga Candipuro, yang juga pendidik SMAN Candipuro, Wastu Waluyanto di FB.

Ia mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu karena sudah memberikan ide kreatif sekaligus langsung mengaplikasikannya. “Pakaian bekas yang mulai awal kedatangannya, cuma dibiarkan nglimpruk-numpuk dan tak satupun pengungsi mau melirik, sekarang mereka mulai tertarik, setelah dipajang oleh para emak anggota DWP SMAN Candipuro,” tukasnya.

Penataannya mirip di Mall. Bedanya tidak ada label harga dan juga tidak ada kasirnya. “Jian. Essssiiiiip dan briliant banget ide para emak-emak. Simple tapi efisien dan efektif. Bisa dicopas di posko pengungsi yang lain,” pungkasnya. (*/had)