Kuasa Hukum AH: Panpel Sudah Ingatkan Polisi untuk Tidak Pakai Gas Air Mata

Sumardhan, SH, Kuasa Hukum Abdul Haris saat memberikan keterangan pers kepada awak media

BACAMALANG.COM – Sebelum laga Arema FC vs Persebaya digelar, pihak panitia pelaksana (Panpel) beberapa kali telah mengingatkan pihak keamanan, khususnya dari kepolisian untuk tidak memakai senjata gas air mata saat bertugas di Stadion Kanjuruhan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kuasa Hukum Ketua Panpel Arema, FC Abdul Haris (AH), Sumardhan, SH  di kantor Edan Law, Minggu (16/10/2022)

“Jadi, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris itu sudah berulang kali bicara dan menyampaikan dalam rapat bersama pihak kepolisian Polres Malang, agar jangan menggunakan gas air mata. Karena bercermin dari kejadian yang terjadi di tempat yang sama (Stadion Kanjuruhan) pada 2018 silam,” jelasnya Minggu (16/10/2022).

Sumardhan juga menjelaskan, apa yang dilaksanakan pihak panpel sudah melalui prosedur.

“Dan Ingat bahwa, panpel sudah melalui prosedur, segala yang dilakukan sudah sesuai prosedur, tidak ada yang kurang,” terang Sumardhan

Selain itu, juga di jelaskan Sumardhan, bahwa keamanan di Indonesia adalah tanggung jawab pihak kepolisian, bukan dari panitia pelaksana (Panpel).

“Seharusnya keamanan di Republik Indonesia adalah polisi bukan Panpel, penjaga pintu keamanan itu bukan hanya dari tim Arema, keluar-masuknya setiap pintu di jaga petugas kepolisian, TNI, Satpol PP dan didukung  kapolsek. Kalau pintu tertutup dimana polisinya waktu itu,” bebernya.

Sementara terkait dengan ditetapkan Abdul Haris sebagai tersangka, Sumardhan, mengatakan belum ada perkembangan.

“Sejak ditetapkan sebagai tersangaka hingga sampai saat ini belum ada perkembangan, kami akan menunggu perkembangan selanjutnya. Harapan kami dengan tim pencari fakta, penyebab terjadinya tindak pindana jelas dari gas air mata,” pungkasnya. (him)