Kumorebi, Band Beraliran New Wave Revival Luncurkan Single ‘Allegory In My Mind’

ist

BACAMALANG.COM – Band beraliran New Wave Revival, Kumorebi meluncurkan single utamanya ‘Allegory in My Mind’. Band yang berdiri di Jakarta pada 7 Juli 2020 ini, beranggotakan sebanyak 4 orang–yang terdiri dari; Chaska (Lead Vocalist, Lead Guitarist), Wave (Bassist, Vocalist), Leana (Keyboardist, Vocalist) and Mahir (Drummer, Vocalist).

Mendapati inspirasi dari band-band seperti The Cure, The Killers, The Adams, dan Joy Division ini, band juga sedang bersiap menggarap, dan mengeluarkan EP yang berisikan 6 lagu.

Pendiri dan pemimpin band, Chaska berharap Kūmorebi bisa mengubah pandangan stereotipikal penggemar musik Indonesia terhadap permusikan Indonesia, dan bisa menginspirasi terbentuknya lebih banyak band-band Indonesia baru dengan genre yang lebih beragam, dan dengan ciri khas yang sangat kuat.

“Asal usul EP ini pada dasarnya dimulai pada awal tahun 2020. Di kamar mandi yang dingin dan lembab di sebuah apartemen lama di Kota New York, di mana tulang punggung asli Allegory of My Mind mulai terbentuk. Begitu saya kembali ke Jakarta, saat itulah segalanya mulai mendapatkan momentum. Sebelum Allegory selesai sepenuhnya, saya mulai mengerjakan lagu lain “It’s Only Natural” – yang menjadi single pertama yang dirilis oleh Kumorebi. Beberapa bulan berlalu kemudian, allegory akhirnya selesai. Dan 2021 adalah dimana saya mulai menemukan anggota yang sesuai dengan citra band yang ada dalam pikiran saya. Lagu-lagu lainnya datang kemudian, yang sebagian besar merupakan upaya kolaboratif yang menghasilkan sesuatu yang istimewa yang akhirnya berakhir menjadi EP sekarang,” terangnya.

“Asking for Some Time” sendiri, lanjut dia, memiliki tema secara garis besar, yaitu perjalanan seseorang dalam suatu hubungan cinta sampai akhir dari hubungan yang pahit. Hal ini dimulai dengan lagu “Trouble on a Saturday Night” yang menceritakan tentang awal mula dari sebuah hubungan, dan berakhir dengan “Allegory in My Mind” yang membicarakan tentang kesedihan dan kepahitan dari akhir hubungan, dan keharusan seseorang untuk berlanjut dalam hidup.

“Sampul dari EP kita itu menggambarkan matahari senja yang terlindung oleh dedaunan dari pohon yang lebat (arti dari kata jepang ‘komorebi’),” paparnya.

Sebagai band, Kumorebi memiliki filosofi untuk mendorong tiap orang dalam perjalanan mereka mengekspresikan diri mereka masing-masing, dan untuk mengejar hal yang kalian dambakan, menggapai hal yang belum diketahui. “Kita juga ingin berkontribusi dalam industri permusikan independen Indonesia untuk membuat jenis musik dalam negeri yang lebih beragam dan intuitif,” jelasnya. (*/yog)

Berikut video single ‘Allegory In My Mind’ :