Lanjutkan Program Kerja, Ini yang Dilakukan Kasat Reskrim Polres Batu

Kasat Reskrim Polres Batu yang baru, Iptu Yussi Purwanto, SH., MH, saat diwawancarai awak media usai Sertijab. (Eko)

BACAMALANG.COM – Demi untuk mewujudkan Kota Batu yang aman, nyaman dan kondusif, Kasat Reskrim Polres Batu yang baru, Iptu Yussi Purwanto, SH., MH bakal meneruskan progam kerja dari Kasat Reskrim yang lama, AKP Jeifson Sitorus, SH., SIK., MH.

Hal itu diungkapkan, usai Serah Terima Jabatan (Sertijab), yang berlangsung di halaman Mapolres Batu, Jalan AP lll Katjoeng Permadi, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Selasa (31/8/2021) pagi.

“Alhamdulilah, kami mendapatkan amanah sebagai Kasat Reskrim yang baru. Pastinya kami bakal meneruskan semua program kerja dari yang terdahulu, karena sudah baik kita tingkatkan lagi agar lebih baik lagi,” ungkap Yussi sapaan akrabnya, saat diwawancarai awak media, usai Sertijab.

Demi mewujudkan itu semua, banyak program-program kerja dan PR yang harus dilaksanakan. Selain itu, dirinya juga bakal berkolaborasi dengan menggandeng LSM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ulama dan Wartawan.

“Kami bakal melaksanakan semua program dan PR itu semua, karena demi terwujudnya Kota Batu yang aman, nyaman dan kondusif. Kita harus bersama-sama bekerjasama, dengan tujuan agar wisatawan yang datang ke Kota Batu merasa nyaman. Rekan-rekan wartawan juga kita rangkul, karena media adalah sebagai corong masyarakat dalan hal pemberitaan. Kita bersinergi demi perkembangan majunya Kota Batu, melalui berita yang positif tentunya,” paparnya.

Perwira Polisi ini juga menambahkan, demi agar supaya terlaksana program kerja itu semua, tidak dapat dipungkiri memang harus bersinergi juga dengan stakeholder beserta pemerintah terkait.

“Itu juga kita libatkan (pemerintah-red), karena Kota Batu adalah Kota Wisata, sudah sepatutnya kami selaku penegak hukum harus menjaga agar Kota Batu tetap tentram dan kondusif. Dan bilamana ada yang melanggar seperti aksi premanisme, tindak pidana, ya bakal kita tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya mengahiri. (Eko)