Lapas Kelas 1 dan Damkar Malang, Jalin Sinergi Pelatihan Penangan Kebakaran

Foto: Pelatihan penanganan kebakaran. (ist)

BACAMALANG.COM – Peristiwa kebakaran adalah kejadian yang tidak mudah untuk ditebak atau susah sekali ditangani apabila tidak mengetahui tatacara yang tepat untuk menanggulangi bencana tersebut.

Kemungkinan kebakaran ini dapat terjadi tanpa diduga-duga dan pemicu terjadinya sebuah kebakaran dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mungkin kita pun tidak menyadarinya.

Seperti halnya yang terjadi beberapa hari kemarin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang yang menewaskan 45 narapidana dan puluhan napi lainnya terluka karena kebakaran.

Maka dari itu, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan terhadap gangguan tersebut, petugas Lapas Kelas I Malang diberikan bekal pelatihan sekaligus simulasi penanganan kebakaran, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Malang.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, M. Teguh Budi Widodo didampingi Kabid Pembinaan, Sigit Sudarmono dan seluruh pejabat struktural Lapas Kelas I Malang.

Kabid Pembinaan, Sigit Sudarmono saat sambutannya juga menginginkan simulasi penanganan ini dapat menjalin hubungan yang kuat serta memiliki bekal untuk menangani apabila kebakaran muncul.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, terjalin sinergitas dan koordinasi yang baik antara Lapas Kelas I Malang dengan Damkar Kota Malang. Sekaligus simulasi ini, dapat menjadi bekal ilmu bagi petugas pengamanan dalam pelaksanaan tugasnya. Paling tidak sebagai langkah awal penanganan bila terjadi kebakaran, agar api tidak membesar,” jelasnya.

Ada beberapa jenis pelatihan yang diberikan yaitu mengenai teknik pemadaman api dalam skala kecil maupun besar secara tepat dan benar, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tanpa membahayakan keselamatan jiwa.

Selanjutnya, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dalam sambutannya juga memberikan apresiasinya dalam terselenggaranya kegiatan pelatihan ini,

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Lapas Kelas I Malang yang sudah mengundang kami dalam kegiatan ini. Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan dan simulasi ini bisa menjadi bekal ilmu tambahan dalam kehidupan sehari-hari, terutama tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” pungkasnya. (*/why)