Malam Peringatan Kemerdekaan dengan “Soedirman”

Caption : Warga peringati HUT RI ke-76 menonton layar tancap film Soedirman. (dok pribadi)

Oleh : Pietra Widiadi

Pada tanggal 16 Agustus 2021, tepatnya pada malam 17 Agustus 2021, Dial Foundation bersama warga di Dusun Ngemplak, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, melaksanakan peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.

76 tahun yang lalu dengan segara daya upaya, akhirnya lahir negara baru yaitu Indonesia.

Peringatan 17-an di Desa Sumbersuko nampak sangat istimewa, yaitu hadirnya anggota TNI dari Kodam Brawijaya, yang sedang mengadakan Latihan tempur.

Pada tahun-tahun sebelumnya peringatan dilaksanakan pada menjelang tutup hari, dimana kita masuk pada tanggal 17.

Kali ini dengan situasi pandemi dan pada periode PPKM dimana pertemuan warga diharuskan menggunakan prokes, sehingga peringatan dilaksanakan setelah pukul 19.00 WIB.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dilaksanakan dengan cara yang sederhana. Namun menggambarkan kemeriahan.

Warga berkumpul di perempatan jalan dengan membawa encek-encek, yaitu makanan yang dihidangkan pada selamatan perayaan peringatan 17 Agustus.

Temanya kembali pada keselarasan semesta dan melindungi bumi dimana kita tinggal.

Kegiatan kenduri, atau selamatan ini dihidangkan dalam encek-encek yang dibuat dari pelepah pohon pisang.

Tujuannya adalah mengurangi sampah yang tidak bisa diurai oleh alam. Dengan encek-encek dari pelepah pisang maka dalam waktu 1 minggu, akan diurai oleh alam.

Dalam selamatan itu, bersama-sama dengan Anggota TNI yang sedang berlatih itu, dihibur dengan menonton bersama film “Soedirman”.

Kegiatan ini seperti kembali pada masa lampau, di mana warga nonton film dengan layer tancap. Kegiatan ini menjadi terasa syahdu dan mengena.

Dua hal penting dilakukan, merasakan suatu upaya memerdekakan dari kondisi penjajahan dan memerdekakan diri dari material yang merusak lingkungan dengan menggunakan bahan alam.

Berkumpul ibu-ibu, bapak dan anak-anak menonton “Soedirman” hingga tuntas dengan dipeluk dinginnya hawa Gunung Kawi.

Desa Sumbersuko ini terletak di lereng Gunung Kawi, namun malam ini, dengan kegiatan peringatan kemerdekaan yang ditemani sejumlah anggota TNI.

Menjadikan sebuah pengalaman baru bagi warga, terutama anak-anak karena merasakan bagaimana nonton bareng dengan layar tancap.

Hal ini didukung oleh Dial Foundation, sebuah Lembaga nirlaba yang terletak di Dusun Ngemplak dan melakukan pendampingan untuk menunjukkan bahwa warga masyarakat bisa merdeka dengan komoditas yang mereka tanam dan dapat dipasarkan secara mandiri.

Maka peringatan Kemerdekaan menjadi lengkap. Apa yang disajikan dalam encek-encek adalah hasil produksi oleh petani warga desa Sumbersuko.

Kali ini kebersamaan menjadi sangat berarti karena sehari-hari warga dalam posisi yang memprihatinkan karena kegiatan ekonomi mereka setengah berhenti karena ada pandemi dan diberlakukan PPKM.

Ada hikmahnya, ada kesulitannya. Namun demikian, hal ini menjadi maklum karena kebebasan akan kondisi yang mencekam atas adanya pandemi, bisa diurai dalam peringatan Kemerdekaan pada tangga 17 Agustus.

Interaksi para anggota TNI dengan masyarakat juga mengingatkan pada awal dibangunnya jalan di desa karena ada program ABRI Masuk Desa. Kebersamaan dengan segala pihak membawa pada kehidupan yang lebih damai dan sejahtera.

Untuk mengetahui berbagai hal terkait Dial Foundation silahkan kunjungi :

Dial | Drive Innovations For Alternative Livelihood” https://dial.or.id

https://instagram.com/pendopo_kembangkopi?utm_medium=copy_link
https://instagram.com/dialfoundation?utm_medium=copy_link

Penulis : Pietra Widiadi Founder Dial Foundation. (*)