Marak Galang Donasi Bencana Banjir, Ketua PC NU Kabupaten Malang Berikan Apresiasi

Caption : dr Umar Usman MM. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebagaimana viral diberitakan media, pasca banjir bandang di Kota Batu dan berimbas juga di Kota Malang, marak aksi pengumpulan dana untuk santunan terdampak.

Spirit filantropi dan semangat altruisme yang tinggi ini merupakan sifat asli bangsa Indonesia yang dikenal luas di seantero jagad serta patut dilestarikan.

Galang donasi tersebut tidak hanya menuai hasil nyata berupa bantuan uang tunai, barang maupun sumbangsih tenaga misalnya, namun juga apresiasi dari akademisi, tokoh masyarakat, termasuk pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang.

“Alhamdulillah Kita patut bersyukur berbagai pihak quick respon membantu terdampak bencana banjir bandang. Kami juga lewat LazisNU secara progresif dan amanah, berupaya meringankan beban warga terdampak,” terang Ketua PC NU Kabupaten Malang dr Umar Usman MM, Sabtu (6/11/2021).

dr Umar mengatakan pihaknya bersyukur hingga sekarang LazisNU selalu tampil di garda depan aksi kemanusiaan membantu sesama yang tertimpa musibah di tanah air dan Malang Raya.

“Alhamdulillah sampai sekarang kami bisa memegang amanah ( trust). Kuncinya sederhana ada beberapa point penting yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah pentingnya membangun trust dari masyarakat dan stakeholder,” tutur pria yang juga Wakil Ketua Satgas Covid-19 NU Malang Raya ini.

“Faktor penting lain adalah manajemen donasi kebencanaan yang baik. Kemudian, akuntabel dan transparan. Adil merata dalam penyaluran, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menjelaskan faktor lain penunjang keberhasilan LazisNU adalah karena berbasis ormas dan mampu mengkombinasikan tradisi dan inovasi.

“Faktor lain yang juga perlu diketahui adalah platform LAZ (Lembaga Amil Zakat) yang berbasiskan ormas (organisasi kemasyarakatan) memudahkan kita menembus masuk ke berbagai lapisan, baik lapisan di berbagai strata kemasyarakatan maupun jangkauan geografis yang luas. Adanya dinamika yang berkembang (kemajuan teknologi digital), maka kami juga telah menjalankan kombinasi serasi antara tradisi dan inovasi. Mulai dari dana berbentuk koin dalam kaleng hingga yang modern semisal dengan barcode, dan aplikasi),” paparnya.

Dikatakannya, satu hal menarik terkait dinamika internal adalah terjaganya irama kompetisi dalam fastabiqul Khoirot. “Yaitu adanya kompetisi berlomba pengumpulan donasi antar MWC. Yang cukup menonjol positif adalah MWC Turen dan Lawang. Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi MWC lain agar bisa mengumpulkan dana lebih banyak,” jelasnya.

“Mari ikut meringankan beban sesama.
Bagi yang berminat berdonasi bisa lewat NU Care-LAZISNU Kabupaten Malang. Donasi bisa ke Rekening BRI : 3150-01-031929-53-6 / Lazisnu
Konfirmasi : Heru (0811-377-5545) dan Hesti (0851-0511-6668),” pungkasnya. (had)