Meluapnya Sungai Metro Kepanjen, BPBD Kabupaten Malang Minta Warga Waspada

Caption : Bambang Istiawan. (ist)

BACAMALANG.COM – Atas adanya kejadian air Sungai Metro Kepanjen meluap, BPBD Kabupaten Malang minta warga waspada.

“Benar. Sungai tidak mampu menampung air hingga meluap, karena kiriman air dan hujannya sangat deras,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, Selasa (23/11/2021).

Seperti diketahui, luapan air di sungai Metro Kepanjen Kabupaten Malang beberapa waktu lalu terjadi karena sungai tidak dapat menampung aliran air akibat hujan deras yang terjadi di Malang Raya.

Peristiwa itu, kata Bambang sering terjadi. Pemicu terjadinya luapan diantaranya adanya pendangkalan. Karenanya, solusi agar air tidak meluap, yakni perlu banyak resapan di sepanjang aliran menuju sungai Metro Kepanjen.

Bambang mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai luapan air sungai susulan di tengah cuaca sekarang. Juga warga yang bermukim di titik rawan banjir untuk selalu ekstra hati hati terhadap bencana banjir.

INGATKAN WARGA di DAERAH BUKIT WASPADA LONGSOR

Bambang juga mengingatkan ancaman bencana tanah longsor di daerah yang berada di perbukitan, sebab di beberapa titik telah terjadi longsor yang sempat memutus akses jalan. Diantaranya di wilayah kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

“Ya beberapa hari terakhir dua kali longsor di Wonosari,” kata Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan.

Ia menjelaskan dua kali longsor terjadi itu disebabkan hujan deras dan tanah di areal itu gembur. Namun sudah dilakukan penanganan. Lanjutnya, bencana tanah longsor tersebut sempat memutus jalur antar desa di wilayah kecamatan Wonosari.

“Jalur yang menghubungkan antar Desa Plandi dengan Dusun Pandan Ploso, Kecamatan Wonosari sempat terganggu akibat peristiwa itu. Meski tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun diingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di area perbukitan,” pungkasnya. (*/had)