Membanggakan, Atlet Gulat Asal Tumpang Sabet Emas di PON XX Papua

Foto: Pegulat putri Kabupaten Malang, Shintia Eka Arfenda. (ist)

BACAMALANG.COM – Atlet Gulat Asal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang sukses menyabet Emas di PON XX Papua.

Torehan prestasi mengagumkan ini sekaligus membuat nama provinsi Jawa Timur ikut diperhitungkan dalam cabor Gulat Nasional.

Ketua Bidang Prestasi (Binpres) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Timur (Jatim) Sulastiman mengaku gembira dan bahagia atas raihan medali emas untuk Jatim tersebut.

“Hari pertama pertandingan kelompok putri, Shintia Arfenda meraih medali emas, semoga keberhasilan ini bisa menular ke atlet yang lain,” tegas Ketua Bidang Prestasi (Binpres) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Timur (Jatim) Sulastiman.

Sekilas info, Kabupaten Malang dinilai menjadi gudangnya atlet. Hal ini terbukti dengan raihan medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua.

Usai tiga atlet cabang olahraga (cabor) Selam dari Kabupaten Malang yang berhasil menyumbang tiga medali emas dan satu perak untuk Provinsi Jawa Timur.

Kini giliran atlet Cabor Gulat Kabupaten Malang ikut menyumbangkan medali emas dalam ajang PON ke – XX di Papua untuk Jawa Timur.

Pegulat putri Kabupaten Malang, Shintia Eka Arfenda, asal Kecamatan Tumpang tersebut di hari pertama pertandingan kelompok putri di kelas 50 Kilogram (KG)-WW berhasil menyabet medali emas.

Shintia Arfenda yang bergabung dalam kontingen Jawa Timur turun di kelas 50 kg dan sukses mengalahkan pegulat Kalimantan Timur Annisa Safitria.

Sulastiman menjelaskan, dalam ajang PON di Papua tersebut, beberapa atlet gulat putri Kabupaten Malang, (Sabtu 9/10) melakukan tanding.

“Dua pegulat putri bertanding Faradissa Septi turun di kelas 74 kg, dan Mutiara Ayu di kelas 63 Kg. Saya optimis jika mereka bisa memperoleh medali,” jelasnya.

Apalagi, lanjut Sulastiman, para pegulat putri yang merupakan atlet andalan Kabupaten Malang, dan pernah menjuarai beberapa kejuaraan gulat.

“Farasisa ini di Pra PON berhasil mendapatkan medali Emas. Tapi di PON kan emasnya tinggi. Selain itu, Mutiara Ayu juga bisa meraih Emas,” terangnya.

Selain itu, Sulastiman menegaskan, meski pegulat putri Kabupaten Malang moncer, namun tim gulat Jatim juga masih ada dua andalan pegulat putra lainnya yang diyakini bisa mendulang medali emas di ajang PON XX di Papua.

“Ada dua pegulat putra yang saya yakin bisa meraih emas, yakni Hasan Sidik dan Agus Fajar keduanya asal Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, mereka sudah dua kali meraih emas, di PON Jabar dan emas Pra PON. Semoga di Papua bisa tetap emas,” pungkasnya. (*/had)