Menangkap Ikan di Bendungan Sengguruh Kala Flushing, Berikut Keasyikannya

Caption ; Ikan tangkapan melimpah. (ist)

BACAMALANG.COM – Menjadi berkah tersendiri bagi warga Kabupaten Malang yang kebetulan sedang melintas di bendungan Sengguruh kala bendungan tersebut dikeringkan.

Ratusan warga dengan bersuka-cita rela bahkan memarkir sepeda motor di atas jembatan untuk turun ke bawah (menuju sungai) beramai-ramai mengambil beranek ikan baru-baru ini.

Tua, muda, dan anak-anak beramai-ramai mengambil rejeki tiban yang tidak datang setiap hari tersebut.

Serombongan anak kecil berduyun-duyun dengan tersenyum ceria kembali pulang memanggul karung plastik berisikan beberapa ekor Ikan Mujair.

Salah satu warga Gaguk, mengaku merasa senang dan puas bisa mendapatkan ikat seberat sekitar 3 kilogram tersebut.

“Iki mas. Mantap mas. Saya kesini dari jam 7 lumayan buat lauk,” terang Gaguk sembari menunjukkan ikan hasil tangkapan sembari digoyang-goyangkan.

BERKAH FLUSHING

“Ini adalah peristiwa yang tidak saban tahun dilakukan: Menguras endapan di sebuah bendungan. Istilah teknisnya adalah flushing, di mana lumpur dari dalam waduk digelontor melalui pintu pembilas. Saya bersyukur bisa menyaksikannya,” tandas Inisiator Komunitas Jelajah Kampung, M. Anwar.

“Berburu ikan di lepas pintu dam Waduk Sengguruh ini disebut Gogon. Yakni mendapat ikan air tawar tanpa alat pancing, tapi ditangkap langsung memakai tangan. Baru kemudian dibantu dengan jaring supaya ikan tidak lepas kembali. Ikan air tawar jenis Nila dan Mujair, menyebar di aliran sungai waduk Kali Sengguruh karena proses flushing, yaitu dibukanya pintu waduk untuk menggelontor endapan lumpur,” pungkas Anwar. (*/had)