Mengenal Sosok Ketua Bamusi PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang Baru

Abah Dur berswafoto bersama Sri Untari Bisowarno dan Ahmad Basarah (ist)

BACAMALANG.COM – Baitul Muslimin Indonesia atau Bamusi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang mempunyai sosok ketua baru. Dia adalah H Abdurahman.

Pria yang akrab disapa Abah Dur dilantik sebagai Ketua Bamusi periode 2020-2025 menggantikan HM Sanusi yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Pembina. Abah Dur bukanlah sosok baru di dunia perpolitikan Kabupaten Malang.

Selama ini ia lebih dikenal masyarakat erat dengan PKB. Bahkan, Abah Dur pernah menjabat sebagai ketua di partai besutan Muhaimin Iskandar.

Abah Dur dilantik bersama pengurus lainnya di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jalan Mojosari Kota Kepanjen. Pelantikan pengurus Bamusi dilakukan langsung Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah.

Pelantikan juga dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno; Ketua Dewan Pembina Bamusi Kabupaten Malang sekaligus Bupati Malang, HM Sanusi; Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang sekaligus Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto.

“Bamusi yang terinspirasi dan diinisiasi oleh almarhum Bapak Taufiq Kiemas. Beliau memikirkan untuk kemudian membentuk wadah dakwah kepada umat Islam di PDI Perjuangan,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah.

Basarah pun menerangkan, kehadiran Bamusi tidak lain juga sebagai bagian untuk melanjutkan perjuangan dakwah Presiden Sukarno. “Keislaman Bung Karno tidak bisa diragukan. Ia mengikuti tabligh-tabligh akbar pada masa muda dan saat dibuang oleh Belanda ke pengasingan. Pada tahun 1954 Bung Karno juga mendapatkan gelar Waliyyul Amri Ad-Dharuri bi As-Syaukah dari Nahdatul Ulama,” tuturnya.

Suasana pelantikan pengurus Bamusi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang periode 2020-2025 (ist)

Sementara Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno bilang, Bamusi merupakan sayap partai yang menjadi garda terdepan dalam bidang religiusitas di Kabupaten Malang.

“Bamusi sebagai sayap partai untuk membangun akhlak masyarakat. Kaum nasionalis punya cara berjuang yang unik, namun PDI Perjuangan tetap masyarakat nasionalis dan religius,” ucap Untari.

Di sisi lain, Abah Dur menyampaikan, Bamusi adalah ladang dakwah bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam organisasi sayap partai berlambang banteng ini terdiri dari berbagai kelompok mulai Islam NU dan Muhammadiyah.

“Ideologi Bamusi adalah religius dan nasionalis. Salah besar apabila ada sekelompok elemen yang menuding Bamusi dan PDI Perjuangan itu anti Islam. Karena didalam PDI Perjuangan dan Bamusi sebagai sayap partai, 85 persen orang Islam semua. Mereka sangat nasionalis dan religius,” ujar Abah Dur.

Mantan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kabupaten Malang menambahkan, dalam waktu dekat program kerja Bamusi Kabupaten Malang akan segera dibentuk. Termasuk mengkordinir kader Bamusi di seluruh kecamatan.

“Nanti kami siapkan pengurus Bamusi tiap kecamatan. Kita syiarkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin lewat Bamusi. Bagi saya, Bamusi adalah ladang dakwah untuk mempersatukan umat Islam agar tidak mudah dipecah belah,” Abah Dur menutup. (mid/red)