Mengenal Transformasi Digital Beserta Strategi Di Era Digital

ilustrasi (sumber : Forbes.com)

Transformasi digital adalah proses penggunaan teknologi untuk mentransformasi dimana sebekumnya adalah anaog menjadi digital. Dalam keseharian kita telah melakukan digitalisasi suatu contoh jam tangan cerdas sampai asisten rumah tangga yang mempunyai kemampuan kecerdasan buatan. Transformasi digital ini lebih menuju kepada cara teknologi mengupgrade bisnis di berbagai bidang teknologi yang baru seperti pembelajaran mesin, internet, dan data besar. Mungkin di zaman sekarang ini jika seseorang sudah mempunyai merek tidak harus mengkhawatirkan masalah – masalah yang berat saat ini, tetapi pastinya harus menerapkan strategi transformasi digital.

Transformasi digital dalam bisnis ini sedikit lebih rumit dibandingkan dengan surat pos dengan email. Dalam transformasi yang menggunakan teknologi unutk meningkatkan pelanggan, rantai pasokan, dan seluruh proses bisnis. Jadi, untuk menerima sepenuhnya teknologi digital maka harus bersungguh – sungguh tentang hal itu.

Perusahaan harus memiliki strategi transformasi digital. Ada banyak alasan mengapa di era digital ini banyak merek atau brand harus menggunkan go digital. Setiap strategi bisnis yang mungkin baru di rintis akan menerapkan digital di era sekarang ini karena metode lama akan ditinggalkan dan diganti dengan model yang baru. Brand – brand modern saat ini tidak melewati masa disrupsi digital karena pada bisnis lama mereka sudah mampu atau unggul dalam urusan efisiensi dan operasinonal. Jadi, jika membuat brand baru maka perlu memperbarui alur kerja untuk menghadapi era digital. Contoh transformasi digital dengan mengalihkan bisnis dari analog menjadi digital. Terkadang, usaha sekecil apapun bisa dampat imbalan yang lebih besar. Contoh berikut ini yang tergolong dalam transformasi digital :

  • Perbankan digital
  • Kupon belanja digital
  • Kartu loyalitas pelanggan digital
  • Layanan klik dan ambil
  • Akun pelanggan online swalayan

Bisa dilihat kelima point diatas menunjukkan bahwa sekarang adalah era digital, walaupun tampak seperti perubahan kecil, namun sebenarnya semuanya serba munggukan otomatiasasi untuk perubahan menuju pengalaman penggunaan yang lebih baik dan membuat pelanggan lebih puas.

Adapun manfaat dari transformasi digital yaitu :

  1. Meningkatkan pengelolaan sumber daya Cara lama tidak selalu menjadi yang terbaik, seperti missal lemari berkas berada disini, dokumen desktop berada di sana, satu program untuk tim, dan program untuk yang lain. Proses digital seperti cloud komputer awan (Cloud Computing) dan penyimpanan awan (Cloud Storage), bisa memberi satu tempat terpusat online. Dengan menggunakan kolaborasi dimana satu komponen bergantung kepada penjualan yang meneruskan dokumen itu ke bagian keungan kapan saja dan punya waktu luang sekarang bisa terjadi seketika dari satu folder bersama yang pastinya aman dan terlindungi. Dokumen, gambar, bahkan video dengan durasi yang lama semuanya bisa disimpan dengan aman secara online dan dengan mudah diakses dari PC, laptop, maupun di perangkat seluler, di manapun berada.
  2. Menjadi lebih efisien Maksud menjadi lebih efisien ini adalah proses digital hampir seluruhnya selalu lebih cepat dibandingkan dengan analog. Tanda tangan elektronik, misalnya, berarti bahwa kita tidak lagi khawatir tentang mencetak kontrak lalu mengirimkannya lewat email. Kita bisa meminta tanda tangan melalui email pada dokumen digital dan yang menerima akan menandatangani secepat mungkin setelah dokumen masuk di dalam kotak email mereka. Lalu dengan memakai pemindaian dokumen dropbox kita dapat membuat salinan cetak, cukup menggunakan kamera ponsel dan mengubah dokumen ke berkas digital, langsung siap dikirim lewat email, di share, atau disimpan dengan aman di akun dropbox. Kemudian kontrak, yang dulunya perlu berhari – hari untuk difinalisasi, sekarang secara digital dengan mudahnya memangkasnya hanya dalam beberapa menit saja, karena dengan digitalisasi semuanya serba cepat dan efisien. Dan dengan semuanya yang berjalan dengan efisien membuat kita mempuyai waktu untuk melakukan berbagai hal yang penting lainnya.
  3. Tingkatan budaya perusahaan Bertransformasi ke digital bisa membantu meingkatkan pengalaman kerja di dalam sebuah tim secara keseluruhan yang tentunya belum bisa dicapai di teknologi lama. Dengan membuat saluran komunikasi seperti pesan instan untuk obrolan tanpa orang harus meninggalkan tempatnya, dan dengan mendahului rasa tanggung jawab dengan daftar agendayang dapat dibagikan. Kita mungkin sering melihat di dalam perusahan terdapat budaya pada saat makan siang gratis dan kantor baru yang digabung – gabungkan sebagai perusahaan budaya yang penting. Tetapi, dengan semakin banyaknya tim yang bekerja secara tersebar dan perusahaan yang karyawannya jauh dari kendali telah mengungkapkan bahwa semakin perlunya pemberdayaan dalam suatu tim dan loyalitas yang belum bisa disediakan oleh kantor. Supaya bisa menginspirasi tim, di mana pun berada pihak kantor harus memastikan bahwa mereka harus mempunyai alat guna melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan bisa menyempurnakan lagi. Maka dari itu pemimpin di dalam bisnis modern ini harus membuat prioritas yang dimana digital harus di dahulukan atau di prioritaskan jika ingin menggugah kepuasan karyawan terhadap kantor.
  4. Capai sasaran bisnis Mungkin ini adalah tuntutan yang berani, tetapi beralih ke digital akan membantu mencapai sasaran bisnis akan lebih cepat. Baik itu berupa keuntungan , pengalaman dari pelanggan, digital, di masa sekarang ini, itulah satu – satunya tempat yang harus dituju. Misalnya e-commerce. Pengecer offline tidak dapat memanfaatkan media sosial untuk memamerkan produknya dan akibatnya pelanggan kurang tau produk tersebut karena masih menggunakan metode offline. Pelanggan modern mempunyai harapan dan sangat memberatkan proses pengambilan keputusan pembeli. Gagalnya memenuhi kebutuhan pelanggan berakibat pada hilangnya keuntungan dan pelanggan itu sendiri.

Kemudian cara membuat peta strategi transformasi digital. Dengan siapnya kita dalam menggunakan teknologi baru maka dipastikan kita membutuhkan peta strategi komunikasi digital sebagai pemandu jalannya bisnis kita. Berikut beberapa hal untuk memandu jalannya strategi transformsi digital :

  • Menentukan transformasi Karena sebagian perusahaan pastinya melakukan perubahan supaya perusahaan lebih maju, namun suatu perusahaan perlu menetapkan dengan benar bagian yang akan difokuskan untuk bertransformasi. Walaupun banyak sekali alat digital di luar sana jika memang berinvestasi pada alat yang salah itu juga disebut kerugian, karena sudah mengeluarkan uang demi mengharapkan pekerjaan akan cepat terselesaikan akhirnya berujung kepada kerugian pada perusahaan tersebut. Jadi, perusahaan harus mencoba membagikan bisnis tersebut menjadi bisnis yang utama.
  • Anggaran Di point ini perusahaan harus memastikan memiliki investasi yang cukup di balik usaha digital tersbeut dan menempatkan pada alat yang terbaik. Contoh alat multi fungsi adalah pilihan yang tepat karena dapat menghemat biaya. Dropbox, misalnya bukan hanya mengamankan tempat menyimpan semua file tetapi juga merupakan platform untuk kolaborasi, dan juga komunikasi tim yang mudah.
  • Pemeliharaan pasca peluncuran Keberhasilan transformasi digital tidak terjadi dalam semalam, karena didunia modern itu bergerak dengan cepat. Dan memastika bahwa perusahaan mengikuti perkembangan dasar – dasar digital terbaru. Pengembangan professional secara berkelanjutan juga berdampak positif bagi perusahaan.

Penulis: Ilham Bayu E.H, Fika Fitriasari.