MLC Segera Mewarnai Penegakan Hukum Indonesia

Foto: Suwito, Humas Malang Lawyer Club dan Alumni Sekolah Jurnalistik Indonesia. (ist)

BACAMALANG.COM – Penegakan hukum di Indonesia semakin hari dari tahun ketahun telah berhasil memberikan rasa keadilan di masyarakat walaupun masih saja terkadang sering terjadi ketidakadilan itu sendiri.

Sebagai Kota pendidikan, jauh sebelum undang – undang advokat disahkan bahkan jauh sebelum Peradi berdiri, di Malang Jawa Timur sejak 1999 telah berdiri perkumpulan penegak hukum yaitu pengacara – pengacara lintas organisasi yang menamakan dirinya Malang Lawyer Club (MLC).

Husni Thamrin, Iwan Kuswardi, Jufri M Adi, Haris Fajar, Husain Tarang, Syarif Hidayatullah, Soehartono Soemarto, Hamka, Gunadi Handoko, Wahab Adhinegoro, adalah sederetan pengacara – pengacara kawakan di Malang.

Selain itu ada juga Henru Poernomo, G. Wahyudi Hendrawan, Sutrisno, Awang Lazuardi Embat, Imam Hidayat, Sugiono, Hendro, dan masih banyak pengacara malang lainnya. “Bahkan ada yang sudah mendahului kita semua seperti Alm. Ismail Modal yang dulu ikut memprakarsai berdirinya MLC,” ungkap Suwito Humas Malang Lawyer Club di Graha Advokat Pengadilan Negeri Malang, Sabtu (2/10/2020).

“Tujuan didirikan MLC tidak lain dan tidak bukan merupakan niatan luhur pengacara – pengacara dimalang saat itu dalam memberikan sumbangsih pemikiran – pemikiran positif perkembangan hukum kepada penegak hukum lain seperti Polisi, Jaksa dan intitusi Pengadilan,” paparnya.

Pengacara, kata dia, atau sejak Undang – Undang Advokat disahkan tahun 2003 silam yang disebut sebagai pengacara praktek, pengacara pokrol bambu, penasehat hukum, telah melebur menjadi satu disebut sebagai Advokat.

Advokat, kata alumni Sekolah Jurnalistik Indonesia ini, adalah penegak hukum yang berhadapan langsung dengan masyarakat dimana konsep – konsep pemikiran perkembangan hukum dan keadilan bersumber dari advokat itu sendiri.

“Pemikiran – pemikiran positif hukum yang berkembang dimasyarakat maupun konsep atau ide – ide perkembangan hukum oleh Advokat kedepan diharapkan menjadi rujukan atau pemikiran institusi pengadilan dalam menegakkan hukum, bahkan tidak sedikit penemuan hukum didapatkan dari para sarjana hukum seperti advokat,” katanya.

“Maka, dalam waktu yang tidak terlalu lama Malang Lawyer Club segera bergerak bersinergi, berdiskusi positif guna menambah serta memberikan pengetahuan, perkembangan hukum dan memberikan kontribusi berupa pendapat hukum di Malang khususnya dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya. (wit/red)