Motor Dijabel di Tengah Pandemi, Begini Cerita Warga Blimbing

Foto: Tangkapan kamera debt collector yang melakukan aksi penjabelan sepeda motor. (ist)

BACAMALANG.COM – Seorang warga Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang, inisial SO, (41 th), mengeluhkan perilaku leasing FIF Malang, yang dinilai tidak manusiawi. Apalagi saat ini kondisi ekonomi sedang sulit karena masih di tengah pandemi Covid-19.

“Saya menunggu itikad baik dari FIF Malang. Karena perlakuan terhadap nasabahnya tidak manusiawi. Motor saya dijabel,” tegas SO, Selasa (12/10).

SO menceritakan bahwa sebelum penjabelan, ada lima mata elang mencegat dan menghentikannya di Jalan Merdeka Kota Malang. “Sabtu kemarin, mereka mendatangi saya, lima orang. Mereka mencegat saya di Jalan Merdeka,” ujarnya.

Tetapi, mereka tidak sampai melakukan aksi paksa mengambil motor. Sebaliknya, mereka meminta SO mendatangi kantor FIF Kota Malang. “Karena saya merasa punya track record baik dalam cicilan saya, ya saya nurut saja ketika mereka meminta saya datang ke kantor FIF,” ujarnya.

Kemudian, setelah tiba disana, pegawai FIF mengajak bicara SO. Namun, begitu keluar dari kantor tersebut, ada orang yang merantai kendaraannya.

Setelah itu, para mata elang yang mengajaknya ke kantor FIF menghilang begitu saja. Sehingga, SO terpaksa harus memakai ojek online untuk pulang. “Kok tahu-tahu mereka menggembok motor saya. Saya rasa tidak ada kemanusiaannya. Lagi pula, saya merasa track record saya baik dalam cicilan,” katanya.

SO menjelaskan, bahwa dia taat membayar cicilan total sekitar Rp 1,4 juta per bulan. Tetapi, tiga bulan terakhir, situasi ekonominya seret. “Namun, saya tetap berupaya itikad baik mencicil bulan kemarin ke seorang karyawan FIF, inisial MT walaupun tidak penuh,” pungkasnya.

Beberapa jam usai peristiwa penjabelan ini, awak media juga sempat mendatangi kantor FIF Malang. Namun saat itu, belum mendapatkan klarifikasi karena pimpinannya sedang tidak ada di tempat. (had/yog)