Movimax Film Festival, Parade Film Pendek di Bioskop Pertama di Malang

Foto: Penonton Movimax Film Festival di Movimax Dinoyo, Selasa (10/11/2020).(ned)

BACAMALANG.COM – Para penikmat film akhirnya punya kesempatan melepas rasa rindu menonton di gedung bioskop di era new normal.
Sejumlah gedung bioskop sudah beroperasi kembali, salah satunya kelompok Movimax.

Namun ada yang spesial di pekan ini, dengan munculnya Movimax Film Festival yang menampilkan parade film pendek karya sineas lokal.

Sutradara film 18 KM Rulli Suprayugo menuturkan, Movimax Film Festival ini dihelat 10-14 November 2020 di bioskop Movimax Dinoyo dan Sarinah.

“Jika biasanya film pendek ditayangkan di kampus atau secara online, dan terbatas di suatu festival, maka kali ini bisa disaksikan di gedung bioskop,” ujarnya di sela pembukaan Movimax Film Festival di Movimax Dinoyo, Selasa (10/11/2020).

Rulli mengatakan, awalnya film 18 KM dari Oneng Sugiarta Entertainment dapat kesempatan untuk tayang di jaringan bioskop Movimax. “Tapi kami tidak mau sendiri dan akhirnya mengajak sejumlah film maker untuk bergabung,” tandasnya.

Rulli menambahkan, ajakan ini disambut dengan antusias para sineas dari Malang dan beberapa kota lainnya seperti Jogjakarta. “Ada 30 film yang disubmit, tapi setelah dikurasi ada 18 yang lolos,” paparnya.

Penyiar radio ini mengatakan, penayangan sebuah film di bioskop dengan jaringan seperti Movimax ini tetap harus mengikuti prosedur tertentu. “Ada proses rendering dan sebagainya agar bisa ditayangkan sesuai format bisokop,” lanjutnya.

Film yang ditayangkan terdiri dari beragam genre, mulai komedi hingga horor, dengan durasi rata-rata 15 menit. Sementara pengelola bioskop Movimax Rulya Febriana menjelaskan, Movimax Film Festival bertujuan mengenalkan film-film lokal ke publik.

“Masa pandemi kami terbentur dengan jadwal film dari Jakarta, sehingga alangkah baiknya jika slot yang ada bisa diisi film-film lokal ini,” ujarnya.

Rully menilai film-film pendek lokal ini sudah layak untuk ditayangkan di bioskop. “Memang beberapa ada yang masih perlu dipoles lagi” imbuhnya.

Kedelapan belas film ini ditayangkan dengan jadwal hari Selasa hingga Kamis di Movimax Dinoyo, serta Jumat dan Sabtu di bioskop Movimax Sarinah. Ada 5 film tiap tayang, dengan durasi total sekitar 1 jam.

Rulya menegaskan, jadwal ini bisa diperpanjang jika antusiasme masyarakat untuk menonton masih tinggi. Ia juga berharap kegiatan ini bisa dilanjutkan tahun depan. “Para film maker ini tidak dipungut biaya untuk bisa ditayangkan di sini, tapi penonton tetap dikenakan HTM seperti biasanya,’ tandasnya. (ned)